Senin, 18 Nov 2019 14:35 WIB

Teror Tawon Vespa di Klaten, Bagaimana Efek Sengatannya?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Teror tawon vespa atau Vespa affinis, bagaimana efek sengatannya? Foto: Achmad Syauqi Teror tawon vespa atau Vespa affinis, bagaimana efek sengatannya? Foto: Achmad Syauqi
Jakarta - Dua warga Klaten, Jawa Tengah dikabarkan tewas usai disengat tawon vespa affinis atau Vespa affinis. Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menerjunkan tim audit investigasi untuk menyelidiki kasus ini.

"Hasilnya untuk korban di Desa Sembung, Kecamatan Wedi, didapatkan 27 titik sengatan tawon. Sengatan itu tersebar di beberapa bagian tubuh," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Klaten Anggit Budiarto, pada Senin (18/11/2019) kepada detikcom.


Efek fatal sengatan tawon Vespa affinis menjadi bahan riset yang diunggah dalam Journal of Medical Case Reports. Studi dilakukan Keerthi Kularatne dari District General Hospital, Sri Lanka pada dua kasus pasangan suami istri tahun 2014.

Dalam dua kasus tersebut, korban dilaporkan tewas 32 jam dan 9 jam setelah disengat. Korban yang meninggal di rumah sakit mengalami komplikasi akibat kegagalan organ. Hasil pemeriksaan menyatakan, korban mengalami penumpukan cairan di luar paru atau pleural effusions, dalam ruang paru atau acute pulmonary oedema, dan ditemukan titik merah pada urine.

Sebelumnya memang diketahui dua korban mengalami serangan tawon masif. Dalam studi tersebut acute pulmonary oedema menjadi penyebab utama kematian korban. Sayangnya efek ini kerap tidak diketahui pada korban sengatan tawon hingga akhirnya meninggal.

Riset menyarankan penanganan secepatnya pada korban sengatan tawon Vespa affinis. Penanganan cepat memungkinkan terapi dan pengobatan dini untuk keselamatan pasien.



Simak Video "Viral Video Paru-paru Jadi Hitam karena Merokok Puluhan Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)