Senin, 18 Nov 2019 17:29 WIB

Obat Diabetes Juga Bertebaran di Lapak Online, Ini Pesan Dokter

Nurul Khotimah - detikHealth
Ilustrasi obat yang dijual di lapak online. Foto: iStock Ilustrasi obat yang dijual di lapak online. Foto: iStock
Jakarta - Obat keras sebenarnya hanya bisa dibeli di apotek dan dengan resep dokter. Tapi belakangan ini marak online shop yang leluasa menjual obat-obat keras.

dr Rudy Kurniawan, SpPD, founder Sobat Diabet, mengatakan bahwa obat-obatan yang dijual online di satu sisi memang meningkatkan aksesibilitas. Namun di sisi lain, membeli obat tanpa resep atau indikasi yang jelas itu bisa berbahaya.

Seperti obat diabetes Metformin yang banyak dijual bebas di lapak online. Meski dikatakan termasuk obat rutin, penggunaannya tetep perlu konsultasi dengan dokter.

"Kalo obat yang dibelinya misalnya belum pernah Metformin, tiba-tiba pakai Metformin tanpa indikasi yang jelas, itu harus hati-hati," ungkapnya saat ditemui detikcom, Senin (18/11/2019).



Perihal obat yang marak dijual online, dr Rudy menilainya sebagai sesuatu yang sulit dibendung. Lapak online bebas dan mudah diakses oleh siapapun. Namun akan sangat berbahaya jika obat-obatan yang semestinya dengan resep dijual bebas tanpa pantauan dokter.

Beberapa obat memang bisa dibeli secara bebas tapi hanya untuk obat yang bersifat simptomatik (meredakan gejala) seperti obat demam. Obat seperti ini bisa diakses bebas seperti di minimarket. Namun obat-obat keras seperti antibiotik membutuhkan resep dokter dan tidak seharusnya dijual bebas. Karena tidak semua obat yang dibeli di online akan cocok dengan indikasi pasien.

"Pasien sebagai orang awam nggak tahu tuh mungkin dia cuma tanya tetangganya, sakit ini minumnya ini, tapi belum tentu cocok didirinya karna ada kondisi lain. Itu yang sebenarnya berbahaya sih," pungkasnya.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)