Selasa, 19 Nov 2019 14:54 WIB

Wisata Kebugaran ala Menkes Terawan: Kerokan dan Pijat 'Mak Erot'

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menkes Terawan Agus Putranto (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta - Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dalam mengembangkan Wisata Kesehatan karena melihat adanya perkembangan perjalanan wisata dengan tujuan wisata medis. Pariwisata kesehatan khususnya kebugaran dipercaya memiliki prospek yang berkembang pesat di masa depan.

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto dalam kesempatan tersebut mengatakan akan memprioritaskan pengembangan wisata kebugaran dan jamu karena dinilai memiliki prospek kesehatan, budaya, dan ekonomi yang tinggi.

"Kalau wisata kebugaran dan jamu inilah yang harus kita masyarakat terus. Kita punya industri jamu yang hebat-hebat tapi nggak pernah kita munculkan. Contohnya mau tongkat ali, purwaceng, mau Mak Erot, di situ kita kemas dengan baik, wisatawan pasti datang," kata Menkes saat dijumpai di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).



Menkes menyebut jika ingin mengundang wisatawan asing, suguhkan hal yang baru dan menggelitik. Ia meyakini masyarakat Indonesia punya ide cemerlang juga inovasi yang baik untuk menjual sesuatu.

"Kalau yang lain menjual seperti bekam dan sebagainya, kita jual kerokan. Jangan sepelekan kerokan kalau 100 kamar dan hanya 20 menit berapa? Begitu keluar minumnya jamu, bisa berapa. Belum tambah pijet. Itu hal yang kadang tidak kita komunikasikan," tambahnya.

Ada 4 peta jalan wisata kesehatan yang ditawarkan oleh Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif. Di antaranya wisata medis, wisata kebugaran dan jamu, wisata olahraga mendukung kesehatan dan wisata ilmiah kesehatan.






Simak Video "Menkes Terawan Minta Anak-anak Tidak Stres di Masa Pandemi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)