Selasa, 19 Nov 2019 21:06 WIB

Cecep Reza 'Bombom' Sempat Operasi Jantung Sebelum Meninggal

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Cecep Reza meninggal diduga karena serangan jantung (Foto: Dok. Instagram/ccepreza_) Cecep Reza meninggal diduga karena serangan jantung (Foto: Dok. Instagram/ccepreza_)
Jakarta - Cecep Reza alias Bombom menghembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Selasa (19/11) pukul 13.30 WIB di kediamannya, Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Ia dikabarkan meninggal dalam keadaan tidur dan karena sakit jantung yang sudah diidapnya sejak lama.

Mertuanya, Tuti Herawati mengungkapkan sepekan sebelumnya, Cecep sempat menjalani operasi jantung dan bisa sembuh. Ia juga dirawat di RS Abdi Waluyo karena penyakit jantung tersebut.

"Jadi Cecep itu dia sakit jantung, seminggu yang lalu memang dia operasi jantung terus udah sembuh. Terus kira-kira tiga hari ke sini. Saya juga baru dapet kabar tadi, saya langsung ke sini," ujar Tuti.

"Sudah lama (sakit jantung). Iya habis dirawat di Abdi Waluyo. Kebetulan saya nggak se-rumah ya, waktu itu anak saya kasih kabar Cecep udah dirawat, tahu-tahu mah udah sembuh itu waktu malam Senin," jelasnya.



Dokter ahli jantung, dr Vito dr Vito A Damay, SpJP mengatakan, penyakit jantung memang identik dengan adanya sumbatan pada pembuluh darah yang ada di jantung. Hal ini terjadi karena plak atau arteriosklerosis dalam pembuluh darah pecah dan menyebabkan pembekuan darah.

"Intinya ada pembekuan darah secara tiba-tiba di dalam pembuluh darah, akibat adanya penyempitan sebelumnya dan menyebabkan sumbatan," ujarnya pada detikcom, Selasa (19/11/2019).

Jika sumbatannya sudah terlanjur ada, harus dilakukan tindakan seperti pemasangan ring. Hal ini dilakukan agar pembuluh darah dapat bekerja dengan normal kembali.

"Tapi, kalau sudah berat sumbatannya, ya mau tidak mau harus melalui operasi bypass untuk membuka sumbatannya. Makanya jaga dan mulai aware dari sekarang," jelas dr Vito.

Operasi bypass ini merupakan tindakan untuk mengatasi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah arteri koroner. Prosedur ini dilakukan untuk pasien penyakit jantung dengan cara memanfaatkan pembuluh darah dari organ tubuh lain, sebagai jalan pintas mengalirkan darah ke otot jantung.



Simak Video "RSUD Banjar Layani Penyakit Jantung Peserta BPJS Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)