Jumat, 22 Nov 2019 14:42 WIB

Waspadai Sengatan Tawon Vespa, Dinkes DKI Sebar Edaran ke Puskesmas

Rosmha Widiyani - detikHealth
Wujud tawon vespa yang menghebohkan Klaten (Foto: Achmad Syauqi/detikcom) Wujud tawon vespa yang menghebohkan Klaten (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Jakarta - Korban sengatan tawon Vespa affinis bertumbangan di berbagai daerah, salah satunya di Klaten Jawa Tengah. DKI Jakarta turut waspada mengingat tawon yang sama bisa ditemukan di mana saja.

"Tawon vespa memang ada di lingkungan sekitar kita, namun tak perlu khawatir. Nanti kita akan membuat surat edaran pada tiap puskesmas dan rumah sakit terkait sengatan tawon," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Dwi Oktavia Handayani, MEpid, saat dihubungi detikcom, Jumat (22/11/2019).



Menurut dr Dwi, tawon vespa yang belakangan ini bikin gempar hanya satu dari ratusan spesies tawon penyengat. Bila menemukan sarang tawon vespa, dr Dwi menyarankan untuk tidak memprovokasi dan segera memanggil petugas yang profesional.

"Warga tak perlu khawatir ya karena sengatan tawon mayoritas bisa sembuh. Jika berdampak fatal, biasanya terjadi komplikasi akibat reaksi anafilaktik. Karena itu wajib waspada jika tidak kunjung sembuh dalam waktu 24 jam atau terjadi reaksi yang makin berat misal nyeri, demam, dan sesak," pesannya.

Di Klaten, Kasatpol PP dan pemadam kebakaran Pemkab Klaten, Sugeng Haryanto mencatat ada 667 kasus serangan tawon vespa sejak 2016. Korban meninggal sejak 2017 tercatat sudah mencapai 10 orang.



Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)