Senin, 25 Nov 2019 18:38 WIB

9 Penyebab Payudara Nyeri yang Harus Diwaspadai

Virgina Maulita Putri - detikHealth
9 Penyebab Payudara Nyeri yang Harus Diwaspadai Foto: Istock 9 Penyebab Payudara Nyeri yang Harus Diwaspadai Foto: Istock
Jakarta - Payudara nyeri atau yang juga disebut mastalgia merupakan salah satu kondisi yang sering dialami perempuan. Rasa nyeri ini bisa dalam bentuk rasa sakit yang menusuk atau rasa sesak di jaringan payudara.

Rasa nyeri ini bisa terasa di bagian atas sisi luar payudara dan menjalar hingga ketiak dan lengan. Jika merasakan nyeri di payudara, jangan keburu khawatir karena rasa sakit ini tidak selalu menandakan kanker payudara.



Ada banyak hal yang bisa menyebabkan rasa nyeri di payudara. Berikut 9 penyebab payudara nyeri yang harus diperhatikan, seperti dirangkum detikHealth:

1. Siklus Haid

Siklus haid bisa menyebabkan fluktuasi hormon estrogen dan progesterone. Kedua hormon ini bisa menyebabkan payudara seseorang terasa bengkak dan kadang nyeri.

Jika nyeri di payudara disebabkan fluktuasi hormon, kalian bisa merasakan rasa sakitnya semakin parah 2-3 hari menjelang haid. Kadang rasa sakitnya bisa berlanjut ke seluruh siklus menstruasi.

2. Perubahan Fibrokistik

Ketika perempuan mulai menua, payudara mereka mengalami perubahan yang disebut involusi. Ini merupakan kondisi di mana jaringan payudara diganti dengan lemak.

Efek samping dari kondisi ini adalah munculnya kista dan jaringan yang lebih berserat yang disebut sebagai perubahan fibrokistik. Perubahan ini bisa menyebabkan payudara terasa nyeri dan kencang.

3. Mastitis

Mastitis adalah kondisi di mana saluran susu ibu menyusui mengalami infeksi. Ini bisa menyebabkan rasa sakit yang tajam di payudara, serta rasa gatal, terbakar atau lecet di puting.

4. Pembengkakan

Pembengkakan terjadi ketika payudara ibu menyusui menjadi terlalu penuh. Payudara kalian akan terlihat membengkak serta terasa kencang dan nyeri.

5. Pola Makan

Makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga bisa menyebabkan payudara terasa nyeri. Perempuan yang mengonsumsi pola makan tidak sehat, seperti diet yang kaya lemak dan karbohidrat olahan memiliki risiko lebih besar terkena nyeri payudara.

6. Masalah Ekstramammary

Kadang rasa nyeri di payudara justru bukan disebabkan oleh masalah di payudara kalian, tapi iritasi di dada, lengan atau otot punggung. Masalah ini bisa saja muncul jika kalian melakukan aktivitas seperti menyapu, mendayung, menyekop dan ski air.

7. Ukuran Payudara

Perempuan dengan ukuran payudara lebih besar, atau payudara yang tidak proporsional dengan tubuh mereka bisa saja mengalami rasa nyeri di leher dan pundak.

8. Operasi Payudara

Jika kalian pernah mengalami operasi di payudara, rasa sakit dari pembentukan jaringan parut bisa terus bertahan bahkan setelah sayatan sembuh.

9. Obat-obatan

Payudara nyeri juga bisa disebabkan oleh obat-obatan seperti antidepresan, terapi hormon, antibiotik, dan obat untuk penyakit jantung. Jika mengalami nyeri payudara, jangan langsung berhenti mengonsumsi obat-obatan ini dan konsultasikan segera ke dokter.


Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/nwy)