Selasa, 26 Nov 2019 09:10 WIB

Amoksisilin Bukan Obat untuk Flu, Tapi Kok Tetap Diresepkan oleh Dokter?

Nurul Khotimah - detikHealth
Ilustrasi antibiotik amoksilin. Foto: iStock
Jakarta - Para pakar kesehatan berulang kali menegaskan, flu tidak sembuh dengan pemberian antibiotik. Kenyataannya, obat 'dewa' yang selalu diresepkan dokter ketika datang dengan keluhan flu adalah amoksisilin, salah satu jenis antibiotik yang cukup populer.

Flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dan B. Antibiotik tidak diperlukan untuik flu, karena obat ini tidak membunuh virus melainkan membunuh bakteri.

Ini ditegaskan juga oleh Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof dr Cissy B Kartasasmita, SpA(K), MSc, PhD. Namun ketika dokter tetap meresepkan antibiotik, tentu bukan tanpa alasan.

"Misalnya dia ada radang tenggorokan. Kalau menurut WHO dia itu harus dipegang kalau disininya (leher) ada kelenjar yang kalau dipegang sakit kemungkinan karena bakteri. Kalau virus itu nggak, jadi memang ada rambu-rambunya (gejala)," jelas Prof Cissy saat ditemui detikcom, Senin (25/11/2019).



Idealnya, pemberian antibiotik didahului dengan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan adanya infeksi bakteri. Namun karena butuh waktu lama, dokter bisa menggunakan gejala-gejala seperti demam yang tak kunjung turun selama tiga hari, sebagai dasar untuk memberikan antibiotik.

Tapi ingat, antibiotik hanya bisa diberikan di apotek dengan resep dokter ya. Tidak boleh beli sendiri, apalagi lewat online!



Simak Video "Seperti Flu Tahunan, Corona Diprediksi Bakal Jadi Endemik "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)