Jumat, 29 Nov 2019 06:20 WIB

Saran Dokter untuk Hilangkan Kebiasaan 'Mengeretek' Jari yang Kaku

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kebiasaan mengeretek jari tidak dianjurkan (Foto: thinkstock)
Jakarta - Sebagian orang punya kebiasaan membunyikan jari tangan atau kaki saat merasa kaku hingga berbunyi 'kretek'. Dipercaya, kebiasaan ini mampu memberikan sensasi rileks dan pegal yang dirasakan sedikit berkurang.

Tapi, kira-kira ada bahayanya tidak ya kalau keseringan kretek jari saat merasa kaku?

"Nggak bahaya, cuman nggak baik aja. Tidak disarankan," kata spesialis orthopedi foot and ankle dari RS Siloam Kebon Jeruk, dr Langga Sintong, SpOT, saat dijumpai detikcom di daerah Jakarta Barat, Kamis (28/11/2019).



Meski tidak berbahaya, membunyikan jari juga punya risiko. Dalam jangka panjang dan jika dilakukan terus menerus, bukan tidak mungkin terjadi gangguan fungsional pada tangan dan membuat kekuatan tangan melemah.

"Sendi kita dibuat sudah ada lingkupnya sendiri. Kalau di kretek kan kita paksa. Dia seperti keluar dari sendinya dan itu nggak bagus. Kalau terlalu sering dilakukan, pembungkus sendinya bisa longgar. Kalau longgar, tidak stabil, mudah terjadi pengapuran pasti," jelasnya.

dr Langga menyebut rasa rileks setelah membunyikan tangan hanya ada di mindset seseorang. Untuk mengurangi rasa kaku dan pegal, berolahraga adalah jalan terbaik.

"Kalau banyak yang merasa nyaman kan itu tergantung mindset. Itu seperti pemuas. Harus diubah kebiasaannya," pungkasnya.



Simak Video "Capek Duduk di Kantor? Lakukan Dulu 5 Peregangan Berikut!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)