Tidak hanya untuk kesehatan tulang, menurut World Health Organization (WHO), vitamin D yang dihasilkan dari paparan sinar matahari dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit seperti psoriasis (peradangan pada kulit), jerawat, eksim (kelainan kulit), dan infeksi jamur.
Namun, kebutuhan vitamin D yang bisa didapatkan dari paparan sinar matahari hanya bisa cukup pada orang yang berusia muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor penuaan usia membuat reseptor (rangsangan pada pancaindra) dikulit berkurang dalam hal kualitas. Sehingga fungsinya untuk menerima vitamin D pada tubuh jadi menurun, dan perlu dibantu dengan asupan vitamin.
Tak hanya faktor penuaan usia yang dapat menentukan rangsangan vitamin D pada kulit. Warna kulit juga berperan penting dalam memproduksi vitamin D yang dihasilkan dari paparan sinar matahari.
"Tergantung warna kulit, semakin kulitnya gelap semakin lama (menyerap vitamin D), karena ada pigmennya (zat warna) itu. Sedangkan yang kulitnya semakin terang, semakin lebih cepat," tambah dr Langga.
(up/up)











































