Jumat, 29 Nov 2019 17:42 WIB

Bincang Sehat

Kata Dokter Jiwa Soal Anggapan Nyinyir Pertanda 'Insecure'

Nurul Khotimah - detikHealth
Kebiasaan nyinyir ternyata menandakan rendah diri (Foto: thinkstock) Kebiasaan nyinyir ternyata menandakan rendah diri (Foto: thinkstock)
Jakarta - Perilaku sering nyinyir di media sosial (medsos) banyak dicontohkan oleh netizen Indonesia. Namun, tahukah Anda nyinyir juga pertanda kurangnya rasa percaya diri?

dr. Yaniar Mulyantini Sp. KJ, spesialis kedokteran jiwa dari RSUD Pasar Minggu berpendapat, pada dasarnya fenomena nyinyir di medsos bisa dikategorkan sebagai salah satu indikator insecure karena perasaan tidak enak hati kerap dialihkan ke orang lain.

Menurut dokter, hal ini berpengaruh pada proses interaksi seseorang dengan orang lain. Ketika berinteraksi dengan ornag lain hal yang dibutuhkan adalah rasa empati. Namun pada beberapa orang yang memiliki rasa empati yang rendah akan sulit menentukan ucapan yang dilontarkan akan menyakiti orang lain atau tidak.

"Sehingga munculah itu dia nyinyir, julid karena dia nggak punya kapasitas bahwa ucapan itu bakal menyakiti orang lain," ucapnya dalam video bincang sehat, Jumat (29/11/2019).



Selengkapnya, simak dalam video Bincang Sehat bersama dr. Yaniar Mulyantini Sp.KJ, spesialis kedokteran kejiwaan berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)