Jumat, 29 Nov 2019 19:30 WIB

Sosok Asima Chatterjee, Kimiawan Asal Kalkota, India

Sudiarto Putra - detikHealth
Asima Chatterjee. Foto: Istimewa Asima Chatterjee. Foto: Istimewa
Jakarta - Kimiawan wanita asal Kalkota, India ini sangat berjasa dalam dunia sains. Ia mengembangkan obat-obatan untuk epilepsi serta malaria. Siapakah sosok Asima Chatterjee?

Asima Chatterjee lahir pada tanggal 23 September 1917 di Kolkata, Bengal. Asima Chatterjee adalah seorang wanita asal India yang berprofesi sebagai Doktor.


Asima menghabiskan masa mudanya di Kolkata untuk bersekolah dan melanjutkan kuliah di Scottish Church College, Universitas Kolkata dan lulus pada tahun 1936.

Setelah lulus dengan gelar master di bidang kimia organic di Universitas Kolkata pada tahun 1938, dan melengkapi gelar doctor pada tahun 1944. Asima juga terus menambah pengalamannya ke Universitas Wisconsin-Madison dan Institut California untuk mendalami penelitiannya. Dalam studinya, Asima mempelajari berbagai macam tanaman di India yang bisa digunakan sebagai obat.

Asima dikenal sebagai penemu alkaloid vinca yang merupakan senyawa alkaloid dari tanaman bunga vinca. Tanaman yang tumbuh di Madagaskar ini digunakan untuk kemoterapi karena memiliki sifat yang menghambat perkembangan kanker.

Asima juga mengembangkan penemuan obat anti epilepsi dan anti malaria. Ia juga menghasilkan banyak berbagai karya lain dalam penelitian obat dari tanaman asli dari Negara yang berjuluk Anak Benua.

Memiliki banyak karya dan penelitian atas kerja keras yang Asima lakukan. Akhirnya Asima diakui oleh Universitas di seluruh dunia. Asima juga memperoleh banyak penghargaan atas kontribusinya pada dunia medis dan ilmu pengetahuan.

Asima mendapatkan penghargaan tertinggi Padma Bhusan dari pemerintah India. Asima juga menjadi wanita pertama yang memperoleh penghargaan Shanti Swarup Bhatnagar Award di bidang kimia.

Tidak hanya itu, Asima Chatterjee juga mendirikan sebuah Departemen Ilmu Kimia di Lady Brabourne College dan sekaligus turun langsung mendidik para generasi ilmuwan baru. Tujuannya agar mewujudkan para generasi-generasi ilmuwan kimia terbaik berikutnya di india.



Simak Video "Melihat Satu-satunya Layanan Kesehatan di Pedalaman Papua Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)