Rabu, 04 Des 2019 05:00 WIB

Feses Berwarna Hijau? Ini 5 Penyebabnya

Lusiana Mustinda - detikHealth
Feses berwarna hijau. Foto: iStock Feses berwarna hijau. Foto: iStock
Jakarta - Feses berwarna hijau pada bayi atau pun orang dewasa bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari susu hingga adanya indikasi infeksi.

Umumnya feses biasanya berwarna cokelat karena disebabkan adanya campuran sisa sel darah mati dan limbah dari bakteri di usus. Meski ada cairan empedu yang berwarna hijau kekuningan, bakteri membuat feses menjadi cokelat.

Lalu jika feses berwarna hijau apakah berbahaya? Feses berwarna hijau dan cair pada anak bisa jadi indikasi ia terkena diare. Namun ada beberapa penyebab lain yang membuat feses berwarna hijau kebiruan yang dirangkum oleh detikHealth:


1. Makanan yang Dikonsumsi Ibu Menyusui

Makanan yang dikonsumsi ibu menyusui dapat berpengaruh terhadap kualitas ASI si kecil. Kalau ibu mengonsumsi banyak makanan yang berwarna hijau seperti sayuran hijau dan minuman yang mengandung pewarna makanan hijau, bisa jadi feses anak berwarna hijau.

Selain itu, mengonsumsi suplemen zat besi yang dikonsumsi ibu menyusui juga dapat berpengaruh terhadap warna feses bayi.


2. Foremilk atau hindmilk

Feses berwarna hijau pada bayi juga dapat terjadi karena bayi terlalu banyak mengonsumsi ASI rendah kalori (foremilk) atau terlalu sedikit menerima ASI tinggi lemak (hindmilk).

Foremilk ialah ASI encer yang pertama kali keluar saat ibu menyusui. Sedangkan hindmilk adalah ASI yang lebih kental dan muncul pada akhir proses menyusui.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya si kecil menyusu pada satu sisi payudara lebih lama agar mendapatkan lemak susu yang lebih tinggi. Selain itu, kamu juga bisa memulai proses menyusui dengan sisi payudara yang terakhir dihisap si kecil.

Feses berwarna hijau.Feses berwarna hijau. Foto: iStock


3. Si Kecil Mengalami Alergi

Ketika ibu menyusui mengonsumsi obat, harus hati-hati ya. Karena dikhawatirkan si kecil mengalami alergi. Perhatikan fesesnya, jika ada lendir maka kemungkinan si kecil alergi terhadap obat tertentu.

Akan tetapi hal ini sangat jarang terjadi. Feses berwarna hijau selama tidak diikuti dengan masalah di dalam pencernaan, pernapasan dan gangguan kulit, kamu tidak perlu khawatir.


4. Parasit, Virus dan Bakteri

Feses berwarna hijau padahal tidak makan sayur bisa terjadi karena parasit, virus dan bakteri. Mikroba patogen tertentu dapat menyebabkan warna feses berubah menjadi hijau, termasuk bakteri Salmonella, parasit Giardia Lambia dan Norovirus. Pada mikroba yang tidak diinginkan ini dapat menyebabkan usus bekerja lebih cepat dari biasanya yang berdampak pada warna feses.


5. Gangguan Gastrointestinal

Jika kamu memiliki penyakit Crohn atau kondisi gastrointestinal lainnya, cairan empedu dapat bergerak melalui usus terlalu cepat, dan menyebabkan feses berwarna hijau. Penyakit Crohn adalah penyakit usus yang menyebabkan peradangan di saluran pencernaan.

Penyakit celiac, yang merupakan intoleransi terhadap gluten, juga menyebabkan berbagai gangguan gastrointestinal, seperti perut bergas, perut kembung, diare, dan sakit perut. Jika mengalami diare dengan penyakit celiac, kamu mungkin juga akan memiliki feses berwarna hijau.

Kemungkinan penyebab lain feses berwarna hijau termasuk irritable bowel syndrome, kolitis ulserativa, dan penggunaan obat pencahar berlebihan.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)