Rabu, 04 Des 2019 10:39 WIB

Ikut-ikutan Tren Perineum Sunning, 'Thanos' Menderita Anusnya Terbakar

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Josh Brolin, pemeran Thanos di film Avengers alami luka bakar setelah coba perineum sunning. (Foto: Alberto E. Rodriguez/Getty Images for Disney) Josh Brolin, pemeran Thanos di film Avengers alami luka bakar setelah coba perineum sunning. (Foto: Alberto E. Rodriguez/Getty Images for Disney)
Jakarta - Aktor Josh Brolin memiliki pesan untuk kaum muda yang ingin mencoba tren perinium sunning yang sedang viral belakangan ini: menjemur alat kelamin bukanlah ide yang baik. Aktor yang berperan sebagai Thanos di film Avengers ini sebelumnya melihat postingan tentang perineum sunning dan memutuskan untuk mencobanya.

Perinium sunning atau tren menjemur area di antara anus dan organ vital yang dipercaya memiliki banyak manfaat memang sedang digandrungi banyak orang. Namun karena mencoba hal itu, bukannya mendapat manfaat, Brolin malah membakar anusnya.

"Area di sekitar anusku terbakar hebat. Bukannya menghabiskan hari dengan berbelanja bersama keluargaku, aku malah mendinginkan area terbakar itu dengan es dan lidah buaya karena rasa sakitnya yang luar biasa," tulisnya di akun instagram pribadi miliknya.

Menjemur alat vital memang bukan ide yang bagus. Ia berharap tak ada lagi yang mengalami kondisi serupa.


Menanggapi hal tersebut, dokter kulit yang berbasis di New York, Jeremi Fenton, tidak terkejut Brolin mengalami kondisi tersebut. "Area ini rentan karena dua alasan," katanya mengutip Insider.

"Yang pertama ini adalah area yang tidak mendapat banyak sinar matahari di kebanyakan orang jadi responsnya tidak seperti area tubuh lain saat terpapar sengatan matahari. Kedua, area itu sangat sensitif jadi akan lebih mudah untuk terbakar dan itu sangat tidak nyaman," kata Fenton.

Fenton berkata jika mereka tetap bersikeras menjemur alat kelamin di bawah sinar matahari, peluang untuk mengalami sengatan dan penyakit-penyakit yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

"Ada beberapa bukti menunjukkan alat kelamin lebih rentan mengalami kanker kulit. Kanker kulit yang berkembang di area ini mungkin akan lebih sulit dideteksi karena orang tidak secara teratur melihat organ vital mereka," pungkas Fenton.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)