Kamis, 05 Des 2019 07:01 WIB

Muncul Benjolan di Belakang Telinga? 8 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Virgina Maulita Putri - detikHealth
Muncul Benjolan di Belakang Telinga? 8 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya Foto: dok. iStock Muncul Benjolan di Belakang Telinga? 8 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya Foto: dok. iStock
Jakarta - Benjolan di belakang telinga yang muncul tiba-tiba bisa disebabkan banyak hal. Biasanya benjolan ini bukan masalah kesehatan yang bisa membahayakan.

Tapi, jika benjolan di telinga diiringi dengan keluhan lainnya seperti sakit kepala, nyeri telinga dan lain-lain harus segera saja diperiksakan ke dokter. Karena bisa saja itu pertanda adanya masalah pada telinga, hidung atau tenggorokan yang mengakibatkan pembengkakan di telinga.



Berikut 8 penyebab munculnya benjolan di belakang telinga yang harus diketahui seperti dirangkum detikHealth:

1. Infeksi

Beberapa infeksi bakteri dan virus bisa menyebabkan pembengkakan di area wajah, leher dan belakang telinga. Beberapa jenis infeksi yang bisa menyebabkan benjolan ini antara lain radang tenggorokan, virus Epstein-Barr, HIV dan AIDS, campak dan cacar air.

2. Mastoiditis

Jika kalian mengalami infeksi telinga tapi tidak segera ditangani, kalian bisa mengalami infeksi yang lebih serius yang disebut mastoiditis. Infeksi ini muncul di tonjolan tulang di belakang telinga yang disebut mastoid.

Infeksi ini bisa menyebabkan munculnya kista berisi nanah yang bisa kalian rasakan sebagai gumpalan atau benjolan di belakang telinga.

3. Abses

Abses atau bengkak bernanah muncul ketika jaringan atau sel di bagian tubuh terinfeksi. Untuk melawan infeksi,tubuh kalian mengirimkan sel darah putih ke area yang mengalami infeksi.

Sel darah putih ini mulai menumpuk di area yang terdampak dan berujung pada munculnya nanah. Abses yang muncul di manapun, termasuk belakang telinga, terasa menyakitkan dan hangat ketika disentuh.

4. Otitis Media

Otitis media adalah istilah lainnya untuk infeksi telinga. Infeksi ini bisa disebabkan oleh bakteri maupun virus.

Ketika terjadi infeksi bisa menyebabkan penumpukan dan pembengkakan cairan yang terasa menyakitkan. Gejala ini bisa menyebabkan benjolan yang terlihat di belakang telinga.



5. Lymphadenopathy

Lymphadenopathy adalah penyakit yang menyerang kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening sendiri adalah struktur kecil yang muncul di seluruh badan mulai dari bawah lengan, leher, pelvis dan belakang telinga.

Dari waktu ke waktu, kelenjar getah bening kalian akan membengkak yang sebagian besar kasusnya disebabkan oleh infeksi. Ketika jumlah sel yang melawan infeksi bertambah, sel akan menumpuk di kelenjar getah bening. Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya disebabkan oleh infeksi, peradangan atau kanker.

6. Kista Sebaceous

Kista sebaceous adalah benjolan non-kanker yang muncul di bawah kulit. Benjolan ini biasanya ditemukan di kepala, leher dan torso.

Kista jenis ini biasanya ditemukan di sekitar kelenjar sebaceous yang berfungsi memproduksi minyak untuk melembabkan kulit dan rambut. Sebagian besar kista sebaceous tidak terasa sakit ketika disentuh tapi bisa menyebabkan rasa tidak nyaman.

7. Jerawat

Benjolan di belakang telinga juga bisa disebabkan oleh jerawat. Sel kulit mati dan minyak bisa menyumbat folikel rambut dan menimbulkan jerawat dan benjolan.

Dalam kasus tertentu, jerawat dan benjolan ini akan tumbuh menjadi besar, keras, padat dan kadang terasa sakit ketika disentuh.

8. Lipoma

Benjolan di belakang telinga yang tidak terasa sakit bisa disebabkan oleh lipoma. Lipoma adalah benjolan lemak yang bisa muncul di bagian tubuh mana saja dan hampir tidak berbahaya.

Lipoma kadang tidak bisa dideteksi dari permukaan kulit, tapi ketika lipoma membesar semakin besar kemungkinan kalian bisa merasakannya dengan sentuhan tangan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika benjolan di telinga tiba-tiba muncul lebih baik diperiksakan ke dokter daripada melakukan diagnosis sendiri. Segera ke dokter jika benjolan di telinga kalian mengalami hal seperti:

- Terasa sakit, merah atau mengeluarkan cairan.

- Benjolan terasa melekat di tempatnya.

- Benjolan berubah bentuk atau tumbuh membesar.

- Benjolan muncul tiba-tiba.

Simak Video "Daging Tak Matang Bisa Bikin Infeksi Cacing Pita Sampai ke Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/erd)