Sabtu, 07 Des 2019 06:27 WIB

Seputar Faringitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Virgina Maulita Putri - detikHealth
Seputar Faringitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya Foto: iStock Seputar Faringitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya Foto: iStock
Jakarta - Faringitis adalah peradangan yang menyerang tenggorokan atau hulu kerongkongan (pharynx). Penyakit ini lebih dikenal dengan nama radang tenggorokan.

Penyakit ini bisa membuat tenggorokan terasa gatal dan menyebabkan sulit menelan makanan. Faringitis juga lebih sering ditemui saat musim hujan di mana cuaca menjadi lebih dingin.



Faringitis termasuk kondisi yang normal ditemui dan tidak perlu dikhawatirkan. Penyakit ini biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu.

Berikut serba-serbi seputar faringitis, dari penyebab hingga pengobatannya yang dirangkum detikHealth:

1. Penyebab

Penyebab faringitis yang umum ditemukan adalah infeksi virus seperti flu biasa, influenza atau mononukleosis. Infeksi virus tidak akan merespons antibiotik dan pengobatan hanya dilakukan untuk meredakan gejalanya.

Penyebab faringitis kronis lainnya yang jarang ditemui adalah infeksi bakteri yang bisa disembuhkan dengan antibiotik. Infeksi bakteri yang paling sering menyerang tenggorokan adalah grup A bakteri streptococcus yang menyebabkan strep throat.

Sering terpapar pilek dan flu juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena faringitis. Menjadi perokok pasif juga bisa meningkatkan risiko faringitis.

2. Gejala

Periode inkubasi faringitis biasanya sekitar 2-5 hari. Gejala yang menyertai faringitis beragam, tapi yang paling umum ditemui adalah tenggorokan yang meradang, kering, dan gatal.

Gejala lainnya bisa muncul tergantung dari jenis infeksi, misalnya gejala pilek dan flu seperti batuk, sakit kepala, demam, bersin, lemas, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

3. Pengobatan

Jika faringitis akut kalian disebabkan oleh virus, kalian bisa melakukan pengobatan sendiri di rumah. Pengobatan yang bisa kalian lakukan adalah minum banyak air untuk mencegah dehidrasi, konsumsi kuah kaldu hangat, kumur dengan air garam, dan istirahat yang cukup.

Untuk meredakan demam dan rasa sakit, kalian bisa konsumsi obat-obatan yang mengandung acetaminophen atau ibuprofen. Permen pelega tenggorokan juga bisa menenangkan tenggorokan yang sakit dan gatal.

Penderita faringitis harus segera ke dokter jika mengalami kondisi seperti gejala yang bertahan lebih dari 10 hari, kesulitan atau rasa sakit saat menelan, kesulitan bernapas, dan muncul ruam.

4. Pencegahan

Faringitis bisa dicegah dengan gaya hidup bersih dan sehat. Seseorang bisa mengurangi risiko tertular atau menulari faringitis dengan cara sebagai berikut:

- Menghindari berbagi makanan, minuman, dan alat makan

- Menghindari orang yang sedang sakit

- Rajin mencuci tangan, terutama sebelum makan, dan setelah batuk atau bersin

- Menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol

- Menghindari rokok dan asapnya.

Simak Video "Daging Tak Matang Bisa Bikin Infeksi Cacing Pita Sampai ke Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/nwy)