Selasa, 10 Des 2019 06:26 WIB

Duh! Obat Aborsi Banyak Dijual di Lapak Online

Meytha Cahyasari - detikHealth
Peredaran obat ilegal di lapak online masih menjadi persoalan (Foto: iStock) Peredaran obat ilegal di lapak online masih menjadi persoalan (Foto: iStock)
Jakarta - Sejenis obat untuk asam lambung kerap disalahgunakan untuk aborsi. Meski termasuk obat keras dan punya efek samping yang tidak bisa diremehkan, obat ini ternyata banyak dijual di lapak online.

Obat dengan bahan aktif misoprostol tersebut berfungsi untuk menurunkan produksi asam lambung berlebih. Obat ini juga memiliki sifat antisekresi dan proteksi terhadap lambung, serta dapat mencegah tukak lambung atau duodenum (usus dua belas jari).



"Sebetulnya obat lambung tapi salah satu efeknya kontraksi uterus (rahim) jadi sering disalahgunakan untuk aborsi," ujar dr Desiawaty Poespitasari, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Kepala Dokter Rumah Sakit Majalaya, Bandung, Jawa Barat, Senin (9/12/2019).

Menurut dr Desi, obat ini hanya bisa dikonsumsi dengan resep dokter karena termasuk dalam golongan obat keras. Namun pada kenyataanya, obat mudah didapat bahkan melalui toko online.

"Di online BPOM-nya tidak kerja untuk pengawasan obat dengan baik," imbuhnya.

Jika penggunaan obat ini tanpa resep dokter, pada wanita hamil efeknya dapat mengalami keguguran dan perdarahan. Jika perdarahan berlebihan terjadi, bisa mengakibatkan syok, rahim rusak hingga tidak dapat mempunyai keturunan lagi (mandul). Kontraksi rahim sangat nyeri sehingga jika tidak ada pengawasan medis dapat menyebabkan kematian.



Simak Video "Obat Maag Ranitidin Ditarik, BPOM Umumkan Daftar Obat Pengganti"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)