Selasa, 10 Des 2019 14:42 WIB

Dokter Sayangkan Kejadian Meninggalnya Bayi 40 Hari yang Tersedak Pisang

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi bayi meninggal karena tersedak pisang. Foto: iStock Ilustrasi bayi meninggal karena tersedak pisang. Foto: iStock
Jakarta - Seorang bayi berinisial AH meninggal dalam usia 40 hari karena tersedak pisang. Polisi mengatakan, sang ibu YS yang menyuapi AH mengaku tidak tahu bayi usia 40 hari hanya boleh minum Air Susu Ibu (ASI).

"Bayi 40 hari sama ibunya dicoba dikasih makan pisang, dia (ibunya) enggak tahu kalau umur 40 hari itu, bayi pencernaannya belum boleh makan selain ASI. Akibat ketidaktahuan itu, akhirnya bayinya meninggal," kata Kapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, AKP Erick Sitepu di Jakarta, seperti diberitakan detikcom, Selasa (10/12/2019).



Menanggapi kasus tersebut, dokter anak dan konsultan ASI dr Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara (FK Untar) prihatin atas bayi yang meninggal dan ketidaktahuan ibu. Apalagi kasus ini terjadi di wilayah Jakarta yang punya kemudahan akses informasi.

"Saya menyayangkan hal ini ya. Aneh di ibukota masih ada yang begitu. PR juga buat pendamping orangtua, edukasi selama hamil untuk persiapan merawat bayi. Kenapa masih ada praktik seperti itu," kata dr Wiyarni saat dihubungi detikcom pada Selasa (10/12/2019).

Dengan adanya kejadian ini, dr Wiyarni kembali mengingatkan asupan terbaik untuk anak pada usia 40 hari adalah ASI. Pemberian ASI hingga usia 6 bulan bersifat eksklusif tanpa tambahan asupan lain, hingga anak lebih siap mengonsumsi makanan lain yang lebih padat.



Simak Video "Bunda, ASI Eksklusif Bisa Lindungi Anak dari Kanker Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/wdw)