Selasa, 10 Des 2019 21:06 WIB

Tutup Usia, Marie Fredriksson 'Roxette' Pernah Berjuang Lawan Tumor Otak

Widiya Wiyanti - detikHealth
Marie Fredriksson pernah berjuang lawan tumor otak. Foto: Marie Fredriksson Roxette / Ig Dimitrybratsk Marie Fredriksson pernah berjuang lawan tumor otak. Foto: Marie Fredriksson Roxette / Ig Dimitrybratsk
Jakarta - Penyanyi legenda yang termasuk personel band Roxette, Marie Fredriksson meninggal pada Selasa (10/12) di usia 61 tahun. Sebelumnya, ia berjuang melawan tumor otak.

Dikutip dari BBC, pada tahun 2002, Marie pingsan di rumahnya dan setelah diperiksa, dokter menemukan ada tumor di otaknya. Dokter mengatakan bahwa kesempatan hidupnya hanya 25 persen.

Marie menjalani pengobatan selama tiga tahun dan kemudian menulis lagu bertajuk 'The Change' yang memuat soal 'ketakutannya'. Pada tahun 2005, Marie menyebutkan bahwa pengobatan untuk tumor otaknya telah berhasil.

"Ini tiga tahun yang cukup berat, (tapi) saya sehat," ungkapnya kepada Koran Aftonbladet Swedia.



Tumor otak adalah massa atau pertumbuhan tidak normal dari sel otak. Kecepatan tumbuh tumor otak sangat bervariasi. Lokasi pertumbuhannya pun dapat menentukan bagaimana pengaruhnya terhadap fungsi sistem saraf, demikian dikutip dari Mayo Clinic.

Sayangnya radiasi sebagai salah satu pengobatan yang dilakukannya berefek tidak baik bagi kesehatan Marie. Pada 2006 pun ia mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia hiburan.

Pernyataan dari manajer band Roxette pun mengonfirmasi kabar duka ini dan mengatakan bahwa Marie telah bertempur melawan kanker selama 17 tahun terakhir.



Simak Video "Calon Pengantin, Lakukan Ini Sebelum Nikah untuk Cegah Kanker Serviks"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/kna)