Kamis, 12 Des 2019 11:35 WIB

Menghitam Karena Penyakit Langka, Mr P Pria Ini 'Buntung'

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi penis. Foto: thinkstock
Jakarta - Seorang pria yang tak teridentifikasi dalam sebuah kasus yang dilaporkan dalam BMJ Journals mengalami kalsifilaksis penis. Walhasil, sebagian penis pria ini harus diangkat untuk mencegah kondisi ini menyebar, demikian dilaporkan Fox News.

Menurut Mayo Clinic, kalsifilaksis atau calciphylaxis merupakan penyakit langka serius dalam kondisi kalsium terakumulasi dalam pembuluh darah kecil di lemak dan jaringan kulit. Kondisi ini umumnya menyebabkan darah menggumpal, bisul, dan bisa menyebabkan infeksi serius yang membahayakan seperti gangren.

Gangren merupakan kondisi di mana jaringan kulit mati karena kurangnya suplai darah. Pria berusia 43 tahun ini juga mengalami obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit ginjal.


"Obesitas dan diabetes dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kalsifilaksis. Penyakit ini umumnya menyerang pengidap gagal ginjal stadium akhir," tulis situs Mayo Clinic.

Kondisi ginjalnya telah membuat pria ini terkena kalsifilaksis, disebabkan organnya tak mampu memfilter kalsium dari dalam darah secara benar. Akhirnya gangren muncul di penisnya, membuat para dokter tak punya pilihan lain selain memotong bagian ujung penisnya dan membuatnya memiliki penis 'buntung'.

Kalsifilaksis penis, menurut studi kasus tahun 2018, memiliki keseluruhan angka harapan hidup sebesar 64 persen. Kebanyakan pasien yang terserang meninggal dalam kurun waktu 2,5 bulan.

Ajaibnya, para dokter berhasil menolong pria tersebut, dan bisa merekonstruksi penis 'buntung' tadi dengan cangkok kulit dibuat dari kulit kulup penisnya. Walau begitu, ia dilaporkan berikutnya mengalami kalsifilaksis kembali namun di usus besarnya, sehingga para dokter harus mengangkat sebagian ususnya.





Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)