Jumat, 13 Des 2019 05:54 WIB

Penyebab dan Cara Mencegah Serangan Jantung pada Wanita

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kerap terabaikan, wanita juga bisa mengalami serangan jantung (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dibanding pada pria, risiko serangan jantung pada wanita cenderung kerap terabaikan. Kabar baiknya, sama-sama bisa dicegah.

Dimulai dari hidup sehat seperti berolahraga, tidak merokok, menurunkan berat badan, dan menghindari faktor risiko terkena diabetes dan kolesterol. Namun, ada beberapa pencegahan penyakit jantung yang selama ini kurang disadari para wanita.

Ditemui detikcom, dr Sally Aman Nasution, SpPD, K-KV, FINASIM, FACP, dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, menegaskan pencegahan paling utama dalam menghindari penyakit jantung adalah kebiasaan merokok, khususnya pada wanita.

"Merokok, itu sangat sangat diharamkan dalam tanda kutip, terutama untuk wanita, karena risikonya untuk macam-macam itu lebih tinggi. Bahkan, untuk perokok pasif. Jangan salah nikotin itu bisa nempel di baju," ujar dr Sally, Rabu (11/12/2019).



Selain itu, dr Sally menambahkan wanita yang tak pandai mengontrol emosi dan berujung depresi pun sangat rentan terkena penyakit jantung, karena memicu hormonal imbalance (ketidakseimbangan hormon).

"Depresi, jangan salah depresi pada wanita bisa mengganggu hormonal. Dan hormonal imbalance ini bisa mempengaruhi fungsi dari organ jantung," kata dr Sally.

Menurut dr Sally, mengatur emosi dan menciptakan mood yang positif menjadi penting pada wanita.

"Kalau untuk wanita ini tidak boleh depresi. Harus bahagia. Karena ada penelitiannya kalau depresi ya nggak hanya serangan jantung saja yang bisa terjadi, tapi hormonal imbalancenya yang tadi itu bisa menyebabkan hipertensi, dan gangguan gula. Untuk wanita itu lebih sensitif ya," tambahnya.



Simak Video "Pentingnya Deteksi Jantung saat Berolahraga"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)