Sabtu, 14 Des 2019 14:38 WIB

Viral Bayi Nyaris Lumpuh Dicium Paksa, Ini Bahaya Gerakan Leher Mendadak

Firdaus Anwar - detikHealth
Sang anak dilaporkan sedang dalam masa pemulihan. (Foto: Facebook/Apri Apri)
Jakarta - Di Facebook viral cerita bayi 15 bulan nyaris lumpuh usai dicium paksa. Sang ibu, Apri (29), bercerita awalnya anak berontak saat ada yang berusaha mencium lalu kemudian tiba-tiba saja menangis histeris.

"Sebelumnya anak saya sehat, tidak sakit, dan normal seperti anak biasanya. Anak ini mau dicium tapi posisi tangan yang nyium ada di kedua pipi anak sampai kepala. Si anak berontak menggerakkan badan dan kepalanya," kata Apri pada detikcom dan ditulis Sabtu (14/12/2019).

Apri sempat menduga anaknya mengalami keseleo biasa. Namun mulai muncul keanehan kepala anak tidak bisa berdiri tegak dan tangan sebelah kirinya kaku. Tanpa menunggu lama Apri langsung membawa anaknya ke rumah sakit untuk diperiksa.


"Dokter hanya menjelaskan tentang hasil MRI di bagian tulang sumsum belakang leher itu pendarahan dan mendekati kelumpuhan total," kata Apri.

"Menurut dokter mungkin pas si anak berontak leher ketarik ke kiri ini yang jadi penyebabnya. Kalau ketariknya ke atas mungkin masih aman," lanjutnya.


Mengapa gerakan cepat mendadak pada area leher bisa berbahaya? Beberapa waktu yang lalu ahli saraf dr Indah Aprianti Putri SpS, MSc, dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) menjelaskan hal ini memang bisa menyebabkan masalah mulai dari stroke hingga gangguan saraf bagi orang yang sudah memiliki risiko.

Biasanya terjadi karena ada kerapuhan sehingga gerakan leher memicu pecahnya pembuluh darah. Itulah kenapa dokter tidak pernah menyarankan membunyikan leher saat terasa pegal.



Simak Video "Duh! Pasien dalam Pengawasan Corona Malah Jadi Tontonan Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)