Saat ini Tolak Angin telah masuk ke jaringan apotek terbesar di Filipina yaitu 'Mercury Drug', yang memiliki 1.180 gerai di seluruh Filipina dan juga jaringan independent store serta toko di pasar-pasar tradisional.
Saat berkunjung ke salah satu apotek yang menjual produk Tolak Angin di Filipina, detikHealth sempat bertanya kepada salah seorang konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia adalah Anuar Alnor. Menurutnya masyarakat Filipina juga mengonsumsi produk Herbal. Soal rasa, pria yang merupakan mahasiswa ini mengatakan, Tolak Angin memiliki rasa manis dan membuat dada terasa hangat.
"Masyarakat Filipina juga punya budaya pakai herbal untuk jaga stamina tubuh. Rasa Tolak Angin ini membuat tenggorokan dan dada saya terasa hangat. Rasanya manis karena ada madunya," ungkapnya kepada detikHealth di apotek K2 Drug, di Joshua Center, Taft Ave, Ermita, Manila, Filipina, Sabtu (14/12/2019).
Foto: Yakob Arfin/detikcom |
Pria berusia 23 tahun ini mengaku punya kegiatan yang cukup tinggi di kampusnya. Dengan minum Tolak Angin bisa menjadi penyeimbang tubuh saat ia terlalu sering begadang.
"Saat badan terasa pegal, khususnya bagian leher, itu penanda saya masuk angin. Kalau sudah begitu, saya ke apotek K2 Drug ini untuk coba produk herbal Indonesia Tolak Angin,' ungkapnya. (prf/up)












































