Dankjoedian rutin berlari sepuluh hingga lima belas kilometer setiap harinya. Melalui olahraga ini, ia ingin membuktikan bahwa pengidap HIV tetap bisa sehat. Bahkan, bisa melampaui orang yang tidak terinfeksi virus HIV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembuktian ini dilakukannya agar teman-teman pengidap HIV tidak perlu takut dan memiliki hak yang sama dengan orang sehat lainnya.
"Saya mau menyuarakan bahwa orang dengan HIV pun sama dengan orang tanpa HIV, karena HIV itu sekarang sudah ada obatnya. Jadi, tidak perlu lagi ada diskriminasi dan HIV itu tidak mudah menular. Karena sudah ada terapi obat ARV (antiretroviral) yang dapat menekan virus, sehingga tidak menularkan," ucap Dankjoedian.
(up/up)











































