Selasa, 17 Des 2019 13:25 WIB

Tergigit Ular Kobra, Apakah Ditanggung BPJS Kesehatan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kegigit ular kobra, ditanggung BPJS Kesehatan atau tidak? (Foto: Istimewa)
Jakarta - Laporan kemunculan ular kobra seketika meluas ke beberapa daerah. Setelah sebelumnya ditemukan lebih dari 20 anak ular kobra di Citayam, Bogor, belum lama ini warga Kembangan, Jakarta Barat, mengevakuasi 18 anak ular kobra di daerah pemukiman penduduk.

Kemunculan ular kobra tentu membuat khawatir masyarakat karena gigitannya yang berbahaya. Kepala Humas BPJS Kesehatan mengatakan biaya pengobatan tergigit ular ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

"Tergigit ular itu ada kodenya di INA CBG's, kan bukan kecelakaan. Ular itu kan normalnya memang ada penanganannya. Dia masuk ke area yang ditanggung," katanya saat dijumpai di Kantor PB IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).



Rumah sakit sebenarnya menyiapkan Serum Anti Bisa Ular (SABU) untuk mengantisipasi kejadian-kejadian tersebut. Namun terkadang yang agak sulit adalah menentukan jenis anti-bisa yang akan diberikan kepada pasien.

"Tapi kadang yang susah nyari variannya. Misalnya dia tergigit ular kobra tapi yang disiapkan ular kuning, kan beda bisanya. Untuk biaya perawatannya, selama diatur dalam Perpres, berarti ada (ditanggung)," tutup Iqbal.



Simak Video "Kemenkes Tegaskan Vaksin Gratis Tanpa Syarat!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)