Selasa, 17 Des 2019 18:30 WIB

Perlu Tahu! Cara Mendeteksi Ada Cacing Pita di Dalam Tubuh

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi cacing pita di dalam tubuh. Foto: Istimewa
Jakarta - Cacing pita biasanya dijumpai saat kamu sering mengkonsumsi daging mentah, setengah matang, bahkan daging yang telah terinfeksi tanpa kamu sadari. Biasanya kamu hanya makan tanpa memikirkan efeknya pada tubuh. Sangat sulit mendeteksi keberadaannya di dalam tubuh.

Jika kamu melihat ada potongan kecil benda berwarna putih saat buang air di toilet, mungkin kamu terinfeksi olehnya. Tapi ada beberapa gejala umum yang bisa muncul, seperti sakit perut, mual, diare, penurunan berat badan yang tidak jelas, pusing, susah tidur, kurang nafsu makan, dan penyakit kuning.

Dikutip dari Fox News, ada beberapa jenis cacing pita, ada yang bisa menyebabkan gejala anemia karena mereka memakan semua vitamin B12 yang ada di tubuh. Itu mengakibatkan tubuh sulit untuk digerakkan, kulit tidak sensitif akan sentuhan, dan terasa kaku.


Bahkan, jika cacing pita itu sudah bertelur yang terlihat seperti butiran beras dan menetas itu bisa menyebabkan gejala seperti pilek dan batuk. Ini terjadi karena kadang-kadang para larva itu bisa merangkak ke usus dan menetap di sana. Tetapi, kebanyakan orang tidak bisa merasakan adanya keberadaan cacing pita itu.

Itu bisa terlihat setelah dokter atau tim medis melakukan pemeriksaan terhadap tinja atau fesesnya, untuk melihat apa ada cacing, proglotid, ataupun telur di dalamnya. Jika tidak segera ditindak, para cacing itu akan bertelur dan terus tumbuh di dalam usus manusia.

Beberapa dari mereka bisa tumbuh hingga sepanjang 25 kaki. Tak hanya itu, para larvanya bisa berjalan ke bagian tubuh lain dan menginfeksinya. Ini bisa terjadi di dalam otak atau daerah lainnya, bahkan larva ini bisa membentuk kista yang bisa menyebabkan kerusakan pada tubuh.



Simak Video "Daging Tak Matang Bisa Bikin Infeksi Cacing Pita Sampai ke Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)