Rabu, 18 Des 2019 16:36 WIB

Lihat Gerhana Matahari Cincin dengan Mata Telanjang Bisa Picu Retinopati Surya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menonton gerhana dengan filter khusus (Foto: Reuters)
Jakarta - Gerhana matahari cincin akan melintas 26 Desember 2019. Gerhana matahari cincin ini diprediksi akan dimulai pukul 12.15 WIB dan memasuki fase puncak pada 12.17 WIB. Namun, hati-hati ini bahayanya jika melihat gerhana matahari dengan mata telanjang.

dr Zeiras Eka Djamal, SpM dari Jakarta Eye Center menjelaskan, melihat gerhana matahari cincin secara telanjang bisa menimbulkan risiko yang sangat berbahaya bagi mata.

"Bila sudah terlanjur melihat gerhana matahari cincin ya berisiko kerusakan mata secara permanen," jelasnya saat dihubungi detikcom, Rabu (18/12/2019).



Saat sinar UV masuk ke mata, sinarnya akan difokuskan oleh lensa dan diserap oleh retina yang berada di belakang mata. Setelah diserap oleh retina, sinar UV menghasilkan radikal bebas yang mulai mengoksidasi jaringan di sekitar mata. Hasilnya, sel batang dan sel kerucut pada retina akan rusak.

Kondisi inilah yang dinamakan dengan retinopati surya, yang akhirnya memicu kerusakan mata secara permanen. Maka dari itu sangat disarankan untuk menggunakan kacamata khusus saat melihat gerhana matahari cincin.

"Sebaiknya gunakan kacamata UV filter ya," tambahnya.



Simak Video "Isu Konspirasi Jadi Ganjalan Relawan Saat Informasikan soal COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)