Kamis, 19 Des 2019 09:57 WIB

Viral Jantung Berdebar Sampai Masuk UGD, Benarkah karena Kopi?

Nurul Khotimah - detikHealth
Efek kafein bisa membuat jantung berdebar pada beberapa orang (Foto: iStock)
Jakarta - Sebuah kisah viral di media sosial bikin cemas para penggemar kopi. Dikisahkan, seorang mahasiswa di Bandung masuk UGD karena jantung berdebar-debar setelah minum kopi pada siang harinya.

Ilham Rachmat Putera, mahasiswa tersebut, mengaku diberi oksigen dan mendapatkan obat untuk menurunkan frekuensi denyut jantung. Namun ia tak sampai dirawat inap karena kondisinya membaik.

"Ternyata kopi menjadi salah satu penyebab jantung berdebar lebih cepat dari biasanya," tulisnya dalam cuitan viral di Twitter.

Kepada detikcom, Ilham meluruskan bahwa ada beberapa faktor yang membuatnya 'drop' saat itu. Selain karena minum kopi, kemungkinan juga karena telat makan karena ia tengah sibuk menyiapkan ujian akhir semester keesokan harinya.

"Diagnosa dokter karena telat makan atau mengonsumsi kopi merupakan penyebab keluhan saya tersebut," jelasnya saat dihubungi detikcom, Kamis (19/12/2019).



Dalam cuitannya, Ilham juga menyinggung Supraventricular Tachycardia (SVT), yakni peningkatan denyut jantung karena kafein. Ahli jantung dari RS Siloam Karawaci, dr Vito A Damay, SpJP, saat dihubungi terpisah, menjelaskan bahwa kopi bukan penyebab SVT.

"SVT itu sebenernya timbul karena ada kelainan hantaran listrik jantung pada seseorang dan merupakan kelainan dari lahir. Jadi bukan karena terlalu sering ngopi lalu jadi punya kelainan ini," jelasnya.

Menurut dr Vito, kopi bisa saja menjadi pencetus SVT pada orang-orang yang memang sudah punya kelainan listrik jantung sebelumnya. Di RS, kondisi ini bisa diatasi antara lain dengan pemberian pil anti aritmia.

"Kadang periode kumat ini stop sendiri. Sambil ke RS boleh coba minum air dingin atau taruh wajah anda di wadah air dingin atau tahan napas sebentar. Tapi kalau berlangsung lama sebaiknya ke RS saja bisa diberikan obat suntikan intravena," jelas dr Vito.



Simak Video "Suka Tidur dengan Bantal Tinggi? Waspada Gejala Penyakit Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)