Kamis, 19 Des 2019 10:41 WIB

Kenali Faktor Risiko Terjadinya Hipertensi Pada Anak

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Kenali faktor risiko hipertensi pada anak. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta - Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap dianggap hanya terjadi pada orang yang sudah dewasa saja. Namun, faktanya tanpa disadari hipertensi bisa terjadi pada anak-anak.

Menurut penelitian di Amerika, hipertensi yang terjadi pada masa anak diprediksi akan meningkat hingga 4 kali dalam dua dekade (20 tahun). Hal ini akan semakin berakibat buruk bila sudah dewasa nanti.

"Tapi, ini nggak pernah kita tahu persis dan tak pernah kita ikuti, kapan dia menjadi hipertensi? Tahu-tahunya sudah dewasa jadi stroke atau ada keluhan-keluhan lain, yang kemudian ternyata sesungguhnya akar permasalahannya adalah hipertensi pada dewasa yang mungkin sudah terjadi pada masa anak," kata ahli spesialis anak, Prof Dr dr Partini Pudjiastuti Trihono, SpA(K), MM(Paed) saat ditemui, pada Rabu (18/12/2019).
Prof Partini juga menghimbau agar masyarakat memahami tentang faktor risiko hipertensi pada anak-anak.

"Faktor-faktor risiko, yang menyebabkan peningkatan pada anak, seperti obesitas, kurang beraktivitas, asupan garamnya terlalu tinggi, asupan sayurnya kurang, makan makanan berpenyedap ternyata hampir 75 persen (berisiko hipertensi). Jadi, itu faktor-faktor risiko yang menyebabkan anak-anak itu menjadi hipertensi dan hipertensi ini menetap hingga dewasa," ucap Prof Partini.

Hipertensi pada anak juga bisa disebabkan oleh kelahiran prematur (kelahiran yang terjadi sebelum minggu ke 37 dari hari perkiraan lahir) dan pengaruh bayi lahir dengan berat badan rendah, yaitu kurang dari 2.500 gram.


Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)