Kamis, 19 Des 2019 18:30 WIB

Miris, Seluruh Kepala Wanita Ini Bengkak Akibat Alergi Cat Rambut

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi mengecat rambut. Foto: iStock
Jakarta - Seorang wanita di Australia yang memutuskan untuk mengecat rambutnya untuk pertama kalinya dalam 15 tahun harus membayar harga mahal pada kesehatannya. Julie Yacoub mengalami alergi hingga kepalanya menjadi bengkak tak karuan dan rasa gatal yang menyakitkan di kulit kepalanya selama tiga minggu.

"Aku tak merasakan gatal, kesemutan atau apapun setelah aku mengecat rambut dan mencucinya. Keesokan harinya aku pergi bekerja dan merasakan gatal di bagian leher. Aku minta rekan kerjaku untuk memeriksa leher dan ia terkejut melihat luka bakar tersebut," tuturnya, dikutip dari Fox News.

Reaksi alergi ini terus memburuk seiring berlalunya waktu, dan segera muncul benjolan di kedua sisi wajah Julie dan mulai menekan ke dalam kepalanya. Ia meminum antihistamin dan kemudian mencari bantuan dokter, yang meresepkan steroid.

Bengkak di sekitar matanya memburuk dan akhirnya suatu pagi, ia tak lagi bisa membuka salah satu matanya dan kelopak matanya lainnya hampir tertutup juga. Julie panik dan meminta diantar ke rumah sakit, akan tetapi rumah sakit tak mau menanganinya karena ia sudah meminum obat antihistamin dan steroid.


Julie kemudian merasakan rasa terbakar dan gatal yang tak tertahankan di kulit kepalanya. Diketahui, Julie mengalami reaksi alergi terhadap paraphenylenediamine (PPD), bahan kimia yang biasa ditemukan dalam pewarna rambut gelap yang dapat menyebabkan reaksi keras di beberapa konsumen.

PPD juga dapat ditemukan di tato makeup dan cat kuku, dan suatu reaksi dapat menyebabkan komplikasi fatal termasuk gangguan pernapasan, gagal ginjal, dan kerusakan jaringan otot, menurut Journal of Research in Medical Sciences.

"Aku takkan pernah lagi mewarnai rambutku lagi. Aku takut seperti apa reaksi selanjutnya. Faktanya, para dokter telah memberi tahuku bahwa reaksi selanjutnya akan lebih buruk," pungkasnya.

Baca juga: Cara Menebalkan Rambut yang Kuat dan Fleksibel Untuk Bebaskan Diri Lakukan Apapun

National Health Security (NHS) merekomendasikan untuk melakukan uji tempel sebelum menggunakan pewarna rambut permanen atau semi-permanen, terlepas dari merek yang digunakan. Tes ini melibatkan menempatkan sejumlah kecil pewarna di belakang telinga atau siku bagian dalam dan membiarkannya mengering untuk melihat apakah ada iritasi atau gejala.



Simak Video "Si Kecil Alergi, Berikut Cara Jaga Imunitasnya"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)