Kamis, 19 Des 2019 20:00 WIB

Hati-hati, Infeksi Bakteri Juga Bisa Picu Serangan Jantung

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Serangan jantung ternyata bisa disebabkan karena infeksi bakteri. Foto ilustrasi: shutterstock
Jakarta - Politikus yang juga anggota Komisi I DPR Adian Napitupulu kolaps akibat masalah pada jantung saat berada di penerbangan Jakarta - Palangka Raya, Kamis (19/12/2019).

Dikabarkan kondisi Adian Napitupulu saat ini sudah mendapatkan perawatan medis di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dan berangsur membaik.

Adian memang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Dari sekian banyak penyebab serangan jantung, salah satu yang tak banyak diketahui orang adalah akibat infeksi bakteri.

"Infeksi bakteri bisa (sebabkan) serangan jantung. Ada yang namanya di sini radang tenggorokan khusus bakteri tertentu. Kalau dia imunitasnya tidak bagus terhadap orang itu dia akan menyerang klepnya jantung, dan (terjadi) kerusakan pada klap jantung," kata ketua Komite Pencegahan Antimikroba Nasional (KPRA), Dr dr Hari Paraton, SpOG(K) saat ditemui, pada Kamis (19/12/2019).


Klep jantung merupakan gerbang atau pintu satu arah yang terdapat pada jantung. Katup jantung ini berfungsi menjaga aliran darah mengalir dengan benar, baik dari jantung maupun ke pembuluh darah.

Kerusakan klep jantung bisa disebabkan oleh infeksi bakteri streptocus beta hemolyticus yang dapat memicu demam reumatik dan menimbulkan gejala-gejala seperti, sakit tenggorokan, nyeri menelan, bercak-bercak kecil bewarna merah pada langit-langit mulut dan pembesaran kelenjar pada leher.

Dr Hari juga menghimbau agar orang yang mengalami gejala-gejala demam reumatik segera periksa ke dokter.

"Makanya hati-hati orang yang sakit jantung, demam reumatik namanya sakit kerusakan di klep-klep jantung, itu hati-hati," ucap Dr Hari memberikan himbauan.



Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)