Jumat, 20 Des 2019 18:33 WIB

Ibu Nekat Pompa di Toilet, Awas ASI Bisa Tercemar Kuman

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Memompa asi di toilet bisa memicu penyakit ganas pada ibu. (Foto ilustrasi: thinkstock)
Jakarta - Memompa ASI (air susu ibu) merupakan hal wajib dilakukan seorang ibu yang bekerja, agar bayinya tetap mendapatkan ASI ekslusif. Namun, kurangnya fasilitas yang diberikan oleh kantor kerap memaksa ibu harus memompa ASI di toilet.

Peneliti dari Ikatan Alumni Magister Kedokteran Kerja, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr dr Ray Wagiu Basrowi, MKK, mengatakan bahwa memompa ASI di toilet akan membuat ASI terkontaminasi dengan segala macam jenis kuman.

"Terus bayi kita sistem pencernaannya itu di bawah 6 bulan itu ususnya masih longgar. Artinya apa? Makanan apapun pasti bakalan diserap, termasuk kuman. Kalau ASI perahnya itu sudah terkontaminasi kuman di toilet dan kamar mandi itu (bayi) bisa mudah terkena infeksi karena sistem imunisasinya masih rentan," kata dr Ray.

Bayi akan menjadi mudah terserang penyakit dan zat baik untuk melindungi bayi pun akan berkurang. dr Ray juga menjelaskan, posisi berdiri saat memompa ASI di toilet juga akan berpengaruh.



"Kedua adalah pada ibunya, ketika ibu tidak memompa pada posisi berdiri, itu bukan posisi yang baik untuk memompa ASI, yang keluar pasti nggak akan maksimal, Begitu keluar nggak maksimal, produksinya juga akan drop, kelar, (menyebabkan) putus lataksi,"

Tak hanya membuat anak jadi mudah sakit, memompa ASI di toilet juga akan membuat kesehatan ibu terganggu, sehingga rentan terkena penyakit ganas. Hal ini disebabkan rendahnya jumlah ASI yang keluar, sedangkan hormon yang mendorong produksi ASI terus bermunculan.

"Sampai 2 tahun hormon-hormon yang berhubungan dengan produksi (ASI) itu akan terus keluar, tetapi dia tidak menjalankan fungsinya dengan baik, itu yang akan membuat keganasan (penyakit) dikemudian hari,"

Dampak yang ditimbulkan pun tak main-main bila gagal memberikan ASI eksklusif secara maksimal, karena ibu akan lebih rentan terkena penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.



Simak Video "Bunda, ASI Eksklusif Bisa Lindungi Anak dari Kanker Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)