Sabtu, 21 Des 2019 12:06 WIB

5 Info Kesehatan yang Paling 'Dikepoin' Orang di Google Selama 2019 (1)

Nurul Khotimah - detikHealth
Autoimun, salah satu kata kunci yang banyak dicari soal kesehatan di tahun 2019. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Sepanjang tahun 2019 banyak orang yang memburu informasi kesehatan melalui internet. Adanya kemudahan teknologi menjadikan setiap orang menjadi lebih mudah mendapatkan informasi. Ada beberapa kata kunci yang cukup populer terkait isu kesehatan.

Salah satu isu kesehatan yang marak dicari banyak orang adalah kesehatan mental. Masalah yang tak banyak orang mengerti dan aware dan sering diabaikan namun berdampak serius.

Topik lain yang tak kalah ramai ialah autoimun. Tak lain dan tak bukan karena penyakit ini juga kerap diderita oleh salah satu publik figur yang bergelut dengan autoimun.

Selengkapnya, berikut detikHealth merangkum beberapa kata kunci terpopuler terkait kesehatan.



1. Autoimun

Sepanjang tahun 2019 info kesehatan yang paling banyak orang cari adalah mengenai penyakit autoimun. Normalnya sistem kekebalan tubuh atau imun akan melindungi tubuh dari serangan penyakit lainnya. Namun pada pengidap autoimun berbanding terbalik.

Penyakit ini merupakan kondisi sistem imun atau sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh namun justru menyerang tubuh. Sehingga perlahan melemahkan kondisi tubuh.

Penyakit ini kerap dialami oleh salah satu publik figur terkemuka yaitu Ashanty. Ia didiagnosis oleh dokter mengidap autoimun yang membuat tubuhnya melemah.

2. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Musim pancaroba nampaknya terlihat jelas pada tahun ini. Musim yang tak menentu kerap mengundang berbagai jenis penyakit. Salah satu penyakit yang muncul adalah demam berdarah.

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Jenis nyamuk yang menyebarkan virus demam berdarah ini adalah nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang hidup diwilayah tropis dan subtropis.

Gejala penyakit ini biasanya, demam tinggi, mual muntah, nyeri otot, serta timbulnya ruam pada kulit selama 3-4 hari.

3. Kesehatan mental

Kesehatan mental menjadi isu yang hangat diperbincangkan belakangan ini. Banyak orang yang mulai awareness terhadap kesehatan mental. Pasalnya kesehatan mental dapat mempengaruhi kehidupan seseorang hingga dapat menyebabkan kematian akibat depresi atau gangguan mental yang lemah.

Seperti banyak terjadi pada artis dan Idol Kpop beberapa waktu lalu. Mereka mengaku memiliki mental yang buruk hingga ada yang berujung kematan. Beberapa diantara mereka memilih untuk bunuh diri akibat tekanan mental.

Dengan meningkatkan kesadaran dan keingintahuan tentang kesehatan mental, ini menjadikan kesehatan mental lebih penting.


4. Cacar Monyet

Seringkali kita mendengar penyakit cacar. Namun belakangan ini ramai orang yang membicarakan cacar monyet. Sebenarnya apa sih cacar monyet? Apakah sama dengan cacar biasa?

Cacar monyet memiliki gejala yang serupa dengan cacar air yaitu berarir. Namun pada cacar monyet ddisebabkan akibat adanya infeksi virus yang ditandai dengan munculnya bintil bernanah pada kulit. Virus ini sebagian besar ditularkan kepada orang-oang dari hewan liar seperti tikus dan primata. Tetapi penularan dari manusia ke manusia juga terjadi.

Pada Mei 2019, virus cacar monyet atau monkeypox ditemukan di Singapura. Untuk pertama kalinya cacar ini ditemukan pada seorang warga Nigeria. Disebutkan ada 23 orang yang sempat melakukan kontak fisik dengan pria tersebut.

5. Hepatitis A

Hepatitis A adalah penyakit yang menyerang bagian hati manusia dengan sebaran virusnya. Virus ini menyebabkan peradangan dan memengaruhi fungsi hati. Selain itu, virus hepatitis A dapat ditularkan melalui konsumsi makanan dan air yang terkontaminasi atau melalui kontak langsung dengan pengidap Hepatitis A.

WHO memperkirakan bahwa hepatitis A menyebabkan sekitar 7134 kematian pada tahun 2016 (terhitung 0,5% dari kematian karena hepatitis virus).

Pada akhir tahun ini penyakit ini sempat mewabah di Depok, Jawa Barat. Puluhan siswa dan beberapa guru serta karyawan di SMPN 20 Depok terinfeksi oleh virus hepatitis A ini.



Simak Video "Bangun Kebahagiaan Anak Selama Pandemi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)