Sabtu, 21 Des 2019 15:00 WIB

Soal Potong Gigi, Dokter Sebut Gigi Memang Tak Harus Rata

Nurul Khotimah - detikHealth
Soal potong gigi, dokter sebut gigi tidak harus rata. (Foto ilustrasi: Istock)
Jakarta - Memiliki gigi rapih adalah dambaan banyak orang. Terutama kaum hawa yang terus memperhatikan penampilannya. Umumnya cara merapikan gigi yang sering dilakukan adalah dengan memasang behel gigi melalui konsultasi dokter gigi.

Namun proses ini cukup memakan waktu lama. Oleh karenanya beberapa orang memilih cara instan untuk mendapatkan gigi rapih. Seperti yang dilakukan Elly Sugigi baru-baru ini. Ia memilih untuk memotong gigi guna mendapatkan gigi rapih dan rata.

Menurut drg Ahmad Syaukani, SpOrt, yang akrab disapa drg Kani dari Estetika Dental Clinic, gigi yang kurang rapi bisa dirapikan oleh dokter gigi spesialis Ortodonti untuk merapikan giginya. Bukan dengan jalan memotong gigi tersebut.


Potong gigi memang dapat memberi gigi efek rata dan rapih, tetapi banyak risiko yang mungkin ditimbulkan. Ada beberapa fakta gigi yang perlu Anda ketahui. Salah satunya gigi pada umumnya memang memiliki ukuran yang tak sama.

drg Kani menjelaskan, sebenarnya gigi memang memiliki bentuk dan ketinggian yang tidak sama.

"Masing-masing gigi memiliki bentuk dan panjang berbeda-beda terkait dengan fungsinya untuk mengunyah makanan," jelasnya kepada detikcom saat dihubungi baru-baru ini.

Dengan bentuk dan ketinggian yang berbeda inilah maka gigi tidak perlu diratakan. Karena ketika dibuat rata kemungkinan gigi menjalankan fungsi seharusnya jadi tidak maksimal.

"Bayangkan jika semua permukaan gigi rata, tidak ada yang lebih lancip, tidak ada yang lebih luas, maka kita bisa kerepotan ketika mengunyah makanan," pungkasnya.



Simak Video "Ini Dia Rapor Merah Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)