Minggu, 22 Des 2019 18:01 WIB

Terpopuler Akhir Pekan: Elly Sugigi Potong Gigi, Risiko Hingga Rawan Gagal

Widiya Wiyanti - detikHealth
Elly Sugigi jalani prosedur potong gigi. Foto: Instagram @ellysugigi_real_
Jakarta - Baru-baru ini Elly Sugigi telah menjalani prosedur potong gigi untuk mempercantik penampilannya. Di akun Instagram miliknya terlihat jelas perubahan penampilan Elly setelah memotong gigi.

"Dipotong. Bisa mingkem kan gue sekarang," kata Elly dalam video Instagram stories milik Dinar Candy pada Jumat (20/12/2019).

Prosedur potong gigi dikenal juga dengan sebutan pangur atau kikir gigi. Menurut drg Ahmad Syaukani, SpOrt, yang akrab disapa drg Kani dari Estetika Dental Clinic, prosedur ini dilakukan dengan cara mengikis lapisan gigi paling luar atau email agar kemudian tampak menjadi rata dan rapih.

drg Kani menjelaskan ia tidak menyarankan seseorang menjalani potong gigi. Alasannya karena potong gigi menyebabkan lapisan terluar dari gigi yang keras terbuang, menyisakan lapisan dalam atau dentin yang lebih lunak dan banyak ujung saraf.

"Gigi yang kurang rapi bisa dirapikan oleh dokter gigi spesialis ortodonti untuk merapikan giginya. Bukan dengan jalan memotong gigi tersebut," katanya.



"Pemotongan gigi, pangur, atau kikir dapat menyebabkan lapisan email atau laporan terluar dan terkeras gigi ini terbuang dan lapisan di bawahnya terlihat," tambah drg Kani.

Lapisan gigi yang terekspos ketika gigi dipotong ini disebut dentin dan di dalamnya terdapat pori-pori yang berujung saraf. Dampaknya seseorang jadi bisa mengalami gigi sensitif saat mengonsumsi makanan.

Dentin juga sifatnya lunak bila dibandingkan email sehingga rentan keropos. "Gigi menjadi lebih mudah keropos karena dentin lebih rapuh dibanding email jika terkena asam yang ditimbulkan oleh proses pembusukan sisa-sisa makanan," lanjut drg Kani.

drg Kani menjelaskan, terdapat beberapa dampak negatif ketika seseorang memutuskan untuk potong gigi. Gigi bisa menjadi lebih sensitif dan lebih mudah keropos.

"Karena dentin lebih rapuh dibanding email jika terkena asam yang ditimbulkan oleh proses pembusukan sisa-sisa makanan," tuturnya.

Bila seseorang terlanjur melakukan potong gigi dan merasakan ada keluhan segera konsultasi dengan dokter gigi. drg Kani mengatakan hal ini dapat diatasi dengan melakukan perawatan
saluran akar agar rasa nyerinya berkurang atau juga bisa dengan perawatan crown.

"Jadi gigi tersebut dibungkus atau diselubungi oleh bahan berupa akrilik atau porselen," tutup drg Kani.



Simak Video "Ini Dia Rapor Merah Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/kna)