Senin, 23 Des 2019 20:15 WIB

Waspada, Sering Begadang Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Berikut

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Jangan anggap remeh kebutuhan tidur tubuh. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Tidur bagaikan vitamin bagi kesehatan tubuh. Seperti halnya vitamin C, kita tak dapat menyimpannya, kita membutuhkannya tiap hari, dan jika sering diabaikan bisa ada konsekuensi serius.

Dipaparkan oleh Dr Miriam Stoppard pada Mirror UK, tidur sangat krusial bagi kesehatan kita dan banyak penyakit berkaitan kekurangan tidur.

"Misalnya saja, kurang tidur atau sering begadang terkait dengan peningkatan nafsu makan yang menyebabkan naiknya berat badan, kemungkinan obesitas serta diabetes tipe 2 dan komplikasinya seperti masalah mata, ginjal, dan gangrene. Tambah lagi ada peningkatan risiko stroke," jelas dr Miriam.


Para peneliti menemukan adanya kaitan antara insomnia dengan masalah kesehatan yang serius. Teori mereka adalah menangani orang-orang yang sering begadang untuk mendapatkan tidur yang cukup untuk menurunkan risiko stroke atau serangan jantung.

Untuk mengetesnya, para ahli saraf mengkaji nyaris setengah juta orang tanpa riwayat stroke ataupun serangan jantung. Peneliti menanyakan soal apakah responden mengalami tiga gejala insomnia dalam setidaknya 3 malam berturut-turut.

Misalnya sulit tidur atau tanpa terbangun, terbangun terlalu cepat, dan kesulitan fokus di siang hari karena rasa lelah. Diperkirakan satu dari lima orang dewasa akan begadang pada satu titik.

Oleh karena itu, tidak mengabaikan kebutuhan tidur dan tidur yang cukup merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Dan targetkan untuk bisa tidur sekitar 7-8 jam dalam sehari.



Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)