Selasa, 24 Des 2019 16:00 WIB

Begini Penjelasan Dokter Soal Viral Deteksi Sakit Jantung dengan Air Es

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Memasukkan jari ke air es tidak bisa dipakai untuk deteksi sakit jantung. Foto ilustrasi: thinkstock
Jakarta - Sebagai salah satu organ yang penting di tubuh, jantung harus dijaga dengan baik. Tak hanya itu, kita juga harus paham tanda-tanda yang menunjukkan kalau ternyata jantung sedang dalam kondisi yang tidak sehat.

Belum lama ini, viral cara mendeteksi kesehatan jantung hanya dengan merendam tangan beserta jari-jarinya ke dalam air es. Setelah direndam, jika jari-jari memerah maka jantung dalam keadaan sehat. Tapi, jika kondisi jari membiru, itu menandakan ada masalah pada organ tersebut.

Namun, menurut dokter jantung dari RS SIloam Karawaci, dr Vito A Damay, SpJP, cara ini sama sekali tidak bisa digunakan sebagai penentu apakah keadaan jantung sehat atau tidak.

"Sebenernya, merendam tangan di air dingin tentu tidak bisa dipakai sebagai standar menentukan kesehatan jantung. Ya tapi boleh saja disampaikan ke dokter (tentang keadaan) ketika sedang konsultasi, sebagai keterangan," katanya saat dihubungi detikcom, Selasa (24/12/19).

dr Vito menjelaskan, saat seseorang merendam tangan dan jarinya ke dalam air dingin, kondisi pembuluh darah di tubuh akan menguncup. Hal ini terjadi pada bagian ujung ekstremitas atau jari tangan dan kaki, agar sirkulasi yang hangat tidak menjadi dingin.

Keadaan itu berguna untuk memprioritaskan sirkulasi darah yang hangat untuk mengalir pada bagian sentral dan organ-organ penting di dalam tubuh. Itu yang menyebabkan ujung pada jari tampak lebih pucat bukan biru. dr Vito mengatakan itu adalah mekanisme yang normal pada tubuh.

"Jari-jari atau mulut akan tampak menjadi biru (sianosis) pada saat tubuh mengalami kondisi kekurangan oksigen ekstrim pada gagal jantung berat, dan pada kondisi penyakit jantung bawaan tertentu," jelas dr Vito.


Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/wdw)