ADVERTISEMENT

Rabu, 25 Des 2019 14:37 WIB

Tips dan Trik Supaya Anak Doyan Makan Sayur

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
Foto: shutterstock
Jakarta -

Banyak anak yang susah untuk makan sayur karena rasanya yang hambar. Padahal, sayur sangat penting bagi kecerdasan dan tumbuh kembang anak. Kandungan serat di dalamnya juga bisa membantu mencegah konstipasi pada anak maupun orang dewasa.

Para orang tua pasti akan merasa cemas jika anak sudah mulai melakukan gerakan tutup mulut untuk makan sayur. Namun kini jangan khawatir, berikut tips dan trik supaya anak-anak doyan makan sayur.



Kenalkan Sejak Dini
Mengenalkan sayur dan buah sejak dini merupakan awal yang baik agar anak gemar makan sayur. Ibu bisa memberikannya saat awal MPASI. Berikan porsi kecil saat awal MPASI. Ibu juga bisa mengkombinasikan beberapa macam sayur dalam satu makanan. Dengan mengenalkan sayur pada anak sejak dini, anak akan terbiasa dan familiar dengan rasa sayur-sayuran.

Mulai dengan Jumlah Kecil
Anak-anak membutuhkan waktu untuk menyukai rasa sayur yang cenderung hambar. Meskipun kadang mereka menolak makan, ibu harus terus berupaya memberikan sayur pada anak meski dalam jumlah yang sedikit. Jika si anak sudah mulai menerima rasa pada sayur, secara bertahap tambahkan porsi sayur agar dapat mencukupi kebutuhan nutrisi pada anak.

Buat Variasi yang Menarik
Sayuran bisa dibuat dengan berbagai macam campuran makanan. Contohnya sebagai topping pasta atau bisa juga dibuat sandwich dengan isian telur atau daging ayam dengan pelengkap selada dan tomat. Selain itu, ubah bentuk sayur-sayuran dan kreasikan semenarik mungkin agar anak tertarik untuk memakannya.

Beri Asupan Suplemen
Jika masih merasa kesulitan memberikan sayuran pada anak, ibu bisa lakukan dengan cara yang satu ini. Berikan suplemen makanan yang bisa memenuhi dan mempengaruhi nafsu makan pada anak. Contohnya seperti Vegeblend 21 Junior.

Suplemen ini terbuat dari 21 macam ekstrak sayur pilihan yang kaya akan multivitamin, mineral dan serat sayur alami. Ekstrak 21 sayur yaitu brokoli, wortel, tomat, alfalfa, barley hijau, bit, bayam, mentimun, kubis brussel, kale, kol hijau, seledri, asparagus, kembang kol, lada, peterseli, bawang merah, tunas gandum, kacang polong, lobak, lobak cina, serat sayuran alami (serat kacang polong, serat bit, serat wortel), vitamin san mineral.

Manfaat dari Vegeblend 21 Junior yaitu dapat meningkatkan nafsu makan serta mencukupi kebutuhan sayur pada anak. Suplemen ini cocok dikonsumsi oleh anak usia 1-12 tahun. Vegeblend 21 Junior cukup dikonsumsi 1 kapsul per hari setelah makan sore atau malam hari.

Bagi anak yang belum bisa menelan kapsul, Vegeblend 21 Junior, diberikan dengan cara membuka kapsul dan isinya dapat dicampur dengan makanan yang disukai anak, seperti susu, bubur, madu, ice cream, dan lain-lain. Rasa dari makanan/minuman yang dicampur tidak berubah.

Suplemen ini diproses dengan menggunakan teknologi tinggi 'Freeze Drying' (Beku Kering) di USA sehingga kandungan phytonutrient, vitamin dan mineral dalam sayur-sayuran tersebut tidak mudah rusak dan dapat dijamin keutuhan kandungannya.

Oleh karena itu, Vegeblend 21 Junior aman dikonsumsi jangka panjang, tidak menyebabkan efek samping karena terbuat dari sayur alami yang bebas pestisida, tanpa zat pengawet, perasa, pewarna, gula atau pemanis buatan sehingga tidak akan merusak gigi anak. Vegeblend 21 Junior, 21 ekstrak sayur dalam satu kapsul, meningkatkan nafsu makan dan mencukupi kebutuhan sayur pada anak.



Simak Video "HUT ke-77 RI, Epidemiolog Apresiasi Pengendalian Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT