Jumat, 27 Des 2019 11:50 WIB

Patah Tulang Seperti Wendy Red Velvet, Dokter Ingatkan Jangan Diurut

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Patah tulang seperti Red Velvet Wendy, dokter ingatkan jangan diurut. (Foto: Red Velvet Official Website)
Jakarta - Red Velvet Wendy dikabarkan jatuh saat sedang geladi resik konser SBS Gayo Daejeon 2019. Wendy jatuh pada ketinggian kurang lebih dua meter yang menyebabkan ia cidera patah tulang punggung dan pergelangan tangan.

Ketika patah tulang, sebagian orang mungkin memilih untuk melakukan proses penyembuhan melalui jasa urut. Namun, ternyata proses penyembuhan melalui urut sama sekali tidak dianjurkan karena dapat memperparah kondisi tulang patah.

Dijelaskan dr Andri Primadhi, SpOT(K), dari RSUP Hasan Sadikin, Bandung, kondisi terburuk yang paling fatal bisa terjadi bila patah tulang diurut adalah kematian jaringan atau pembusukan. Hal ini karena adanya gangguan pada aliran serta suplai darah.

"Tentunya tidak boleh diurut, karena belum tahu apakah ada patah atau tidak. Patah tulang yang diurut akan berakibat fatal, karena dapat menyebabkan patahan tulangnya menjadi berantakan, bengkaknya malah bertambah, dan dapat menusuk ke jaringan sekitar," jelasnya saat dihubungi detikcom, Jumat (27/12/2019).


Penanganan patah tulang yang baik menurut dr Andri mulanya perlu dimobilisasi yang artinya tulang tidak boleh bergerak. Bisa juga dengan mengistirahatkan tulang dengan menggunakan penopang. Hal ini untuk membantu menahan nyeri dan memberi kesempatan tulang sembuh.

"Operasi juga menjadi salah satu pilihan, karena tulang akan langsung disambung dengan implan sehingga bisa segera dilatih bergerak tanpa nyeri dan mengurangi kemungkinan terjadi kekakuan sendi akibat lama tidak digerakkan," pungkasnya.



Simak Video "Wabah COVID-19, Status Korea Selatan Naik jadi 'Gawat'"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)