Rabu, 01 Jan 2020 14:10 WIB

Anak-anak Berenang di Genangan Air Banjir, Waspadai Risikonya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Anak-anak berenang di air banjir, apa risikonya? Foto: Farih/detikcom
Jakarta - Di hari pertama tahun baru 2020, daerah Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir. Beberapa warga bahkan harus mengungsi dan dievakuasi dari rumahnya karena banjir yang tak kunjung surut.

Kawasan banjir tampak menjadi arena berenang bagi anak-anak. Pantauan detikcom, di beberapa titik terlihat anak ramai berenang di air keruh banjir. Padahal berenang di genangan air banjir punya banyak risiko.

"Air banjir biasanya kotor dan mengandung banyak kuman. Ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut atau diare," tutur dr Meta Hanindita dari RSUD Dr Soetomo Surabaya kepada detikcom beberapa waktu lalu.


Saat bermain bahkan berenang di genangan banjir, baju anak akan basah dalam waktu lama. Terpapar terlalu lama dengan air kotor juga akan meningkatkan potensi sakit kulit seperti gatal-gatal atau borok.

"Kondisi basah dan dingin dapat membuat anak rentan terkena penyakit," sebutnya.

Selain itu, penyakit seperti diare dan leptospirosis rentan menyerang anak jika terlalu lama dibiarkan bermain-main di genangan air banjir yang kotor.



Simak Video "Rawan Hipotermia saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/frp)