Jumat, 03 Jan 2020 12:30 WIB

Kemenkes Turunkan Psikolog, Tangani Korban Banjir yang Syok

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kemenkes turunkan psikolog untuk tangani syok korban banjir. Foto: Achmad Reyhan Dwianto/detikHealth
Jakarta - Tidak hanya terjadi di Jakarta, banjir juga melanda beberapa daerah salah satunya Bekasi. Menurut penuturan salah satu petugas Puskesmas Jati Asih, Bekasi Selatan, selain pusing hingga hipotermia, para korban juga mengalami syok pingsan.

"Selama ini kan nggak pernah ngadepin banjir segede ini tiba-tiba banjir gede. bahkan sampai lantai 2 pun banjirnya setinggi dada orang dewasa," pungkasnya saat dijumpai detikcom pada Kamis (2/1/2020).

Mengatasi hal ini, Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto telah menerjunkan sekitar 11.000 tenaga kesehatan. Di dalamnya sudah termasuk tenaga psikolog.

"Semua datanya (data tenaga medis) sudah saya lihat. Bahkan di puskesmas juga sudah ada psikolognya untuk menangani syok," ujarnya pada Jumat (3/1/2020).

Bukan hanya tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan saja, Menkes Terawan mengungkapkan para sukarelawan juga turut andil dalam mengatasi permasalahan ini. Bahkan dari TNI dan Polri juga ikut mendampingi dalam mengatasi korban banjir yang mengalami syok hingga pingsan.

"Saya melihat mereka (korban banjir) semua betul-betul dijaga," imbuhnya.



Simak Video "Rawan Hipotermia saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)