Minggu, 05 Jan 2020 13:00 WIB

5 Penyakit yang Gejalanya Mirip Serangan Jantung

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
5 penyakit yang gejalanya mirip serangan jantung. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Gejala nyeri dada sering dikaitkan dengan serangan jantung. Namun tak hanya serangan jantung yang memiliki gejala nyeri dada. Beberapa penyakit lain juga memiliki gejala nyeri dada. Hal ini membuat orang awam sering keliru dengan gejala yang dialaminya.

Maka dari itu, kenali gejala nyeri dada di penyakit lain, sehingga tidak salah mengira dengan gejala yang sedang kamu alami.

Berikut 5 penyakit yang juga memiliki gejala nyeri dada seperti serangan jantung:

1. Herpes zoster

Dikutip dari TheHealthy, kemungkinan penyebab lain nyeri dada adalah herpes zoster. Menurut Kristine Arthur, MD, dokter penyakit dalam di Orange Coast Memorial Medical Center di Fountain Valley, California. Herpes zoster merupakan virus cacar air dalam tubuh yang dapat menyebabkan rasa sakit parah yang bisa menyebar.

Jika kamu merasa memiliki herpes zoster, segera hubungi dokter. Obat anti virus dapat mengurangi rasa sakit dan memperpendek durasi gejala, tetapi hanya jika kamu meminumnya dalam waktu tidak lebih dari 72 jam sejak ruam muncul. Jika sudah terlambat, dokter dapat meresepkan obat penghilang rasa sakit yang lain.

2. Pankreatitis

Pankreatitis adalah radang pada kelenjar pankreas yang terjadi dengan dua bentuk yang sangat berbeda yaitu akut dan kronis. Sakit perut yang intens menyebabkan sakitnya sering menjalar hingga ke dada. Hal ini yang membuat orang awam terkadang keliru mengira gejala pankreatitis adalah serangan jantung.

"Sakit perut yang intens dapat menjalar hingga ke dada," ujar Kristine.


3. Serangan panik

Sering kali seseorang percaya bahwa mereka mengalami serangan jantung. Namun, pada kenyataannya mereka mengalami serangan panik. Menurut Asosiasi Kecemasan dan Depresi Amerika, gejala seperti jantung berdebar, telapak tangan berkeringat, sakit kepala ringan memang gejala dari keduanya.


Maka tak heran, orang awam sering keliru. Bagi orang-orang yang menderita gangguan panik, segera meminta dokter untuk mengevaluasi kesehatan jantung. Jadi, pada saat serangan panik terjadi, kamu akan tahu cara mengatasinya tanpa khawatir mengalami serangan jantung.

4. Kostokondritis

Kostokondritis adalah kondisi inflamasi di mana tulang rusuk bertemu dengan tulang rawan. Menurut jurnal American Family Physician, penyebab kostokondritis bervariasi. Mulai dari cedera dada hingga infeksi virus. Biasanya, orang dengan kostokondritis, akan merasa semacam ada tekanan pada dinding dadanya, mirip dengan tegang otot dada.

Cara yang baik untuk mengetahui apakah nyeri dada itu kostokondritis adalah, dengan mengangkat lengan di atas kepala dan merasakan apakah rasa sakitnya memburuk. Jika nyeri karena serangan jantung, nyeri dada tidak akan hilang meski menggerakkan bagian tubuh apa pun.

5. Pneumonia

Pneumonia dikenal juga dengan paru-paru basah. Gejala pneumonia mirip seperti gejala serangan jantung. Nicole Weinberg, MD, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Providence Saint John di Santa Monica, California, mengatakan "gejala pneumonia dapat menyebabkan nyeri dada yang menyebabkan orang berpikir terkena serangan jantung."



Simak Video "Mengenal Gejala GERD yang Dikaitkan dengan Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)