Rabu, 08 Jan 2020 15:52 WIB

Optimalkan Nutrisi di Usia Emas untuk Masa Depan Anak

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Memiliki anak yang cerdas, terampil, dan berbudi pekerti yang baik tentu merupakan sesuatu yang diidamkan bagi semua orang tua. Karenanya, orang tua perlu menyadari peran penting mereka dalam perkembangan anak.

Demi masa depan anak, tak ada yang lebih penting selain pendidikan, tetapi juga harus diimbangi dengan pemberian nutrisi. Bahkan menurut Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, nutrisi adalah faktor penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, di samping stimulasi dari lingkungan.

"Perpaduan nutrisi dan stimulasi akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan kognitif, motorik, bicara dan bahasa, serta emosional dan sosial anak berlangsung optimal. Hal ini dibutuhkan pada masa-masa tumbuh kembang fisik anak," ujar dr Helmin kepada detikHealth baru-baru ini.


Menurut dr Helmin, pemberian nutrisi pada anak di usia keemasannya tentu berbeda dengan kebutuhan orang dewasa. Kebutuhan nutrisi paling penting adalah di usia emas yaitu di bawah 5 tahun, namun seterusnya tetap dibutuhkan nutrisi sesuai dengan usia.

"Anak bukanlah orang dewasa dalam bentuk kecil, namun merupakan masa di mana terjadi tumbuh dan kembang pada fisik dan mentalnya," jelasnya.

"Sumber nutrisi penting adalah karbohidrat, protein, dan lemak yang ketiganya tergolong makronutrien. Balita membutuhkan nutrisi dengan komposisi kandungan lemak sebesar 50 persen, 30 persen-35 persen karbohidrat, dan selebihnya protein," jelasnya.

Selain karbohidrat, protein, dan lemak, lanjut dr Helmin, anak juga membutuhkan asupan mineral dan vitamin. Seperti vitamin B Kompleks untuk membantu membuat tenaga dan melepaskannya saat tubuh perlu tenaga, membantu membuat sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, dan membentuk antibodi dalam sistem kekebalan tubuh sehingga anak tidak mudah sakit.

Selain itu asam folat yang penting untuk pertumbuhan janin bahkan sejak masa pembuahan. Untuk batita, folat membantu pembelahan dan pertumbuhan sel serta perkembangan memori dan mental anak.

Kemudian vitamin A penting untuk mata, dan membantu melihat warna-warna. Vitamin C untuk mempercepat penyembuhan luka dan menjaga daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit. Vitamin D untuk memperkuat tulang dan gigi, serta membantu tubuh menyerap kalsium yang dibutuhkan. Biotin, kalsium zat besi, magnesium dan seng juga dibutuhkan anak untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya.

"Asam lemak juga sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Saat berada dalam masa tumbuh kembang, otak anak membutuhkan energi yang sangat besar, sekitar 70% dari kebutuhan energi total. Dan energi ini berasal dari deposit zat gizi dan asam lemak esensial dari ibu. Beberapa asam lemak, terutama AA (asam arakhidonat), DHA (asam dokosaheksanoat), dan EPA (Asam Eikosapentaenoat), berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel saraf otak," bebernya.


Selain itu, agar kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi secara optimal, juga perlu diberikan multivitamin seperti Cerebrofort Marine Gummy yang diperkaya AA, DHA dan EPA, yang penting untuk meningkatkan perkembangan otak anak. Gummy ini terbuat dari minyak ikan tuna yang berasal dari ikan air laut yang memiliki kandungan omega 3 jauh lebih tinggi dibandingkan ikan air tawar.

Selain itu, bentuk seperti permen kenyal ini cocok sebagai kudapan pendamping si kecil. Gummy ini punya empat varian rasa yang disukai anak-anak seperti mangga, strawberry, jeruk dan mix fruits.

Simak Video "Cara Penuhi Nutrisi Harian untuk Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)