Kamis, 09 Jan 2020 10:49 WIB

Polisi Intip Polwan Mandi, Termasuk Perilaku Menyimpang?

Nurul Khotimah - detikHealth
Suka mengintip hal-hal cabul bisa mengarah pada perilaku menyimpang (Foto: iStock)
Jakarta - Baru-baru ini seorang oknum polisi asal Medan, Sumatra Utara ramai diperbincangkan akibat aksi merekam polwan yang sedang mandi. Tindakan seperti ini merupakan tindakan kurang terpuji dan melanggar norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Perilaku semacam ini kerap dikaitkan dengan voyeurism, yakni penyimpangan perilaku seksual yang ditandai dengan dorongan untuk mengintip hal-hal cabul. Penyimpangan ini dikategorikan sebagai parafilia.

Menurut Ghianina Armand, seorang psikolog dari Personal Growth, jika seseorang melakukan aksi mengintipnya dalam jangka waktu lama (minimum selama enam bulan) dan dilakukan atas dorongan seksual, maka ada kemungkinan mengarak pada kelainan seksual.

"Jika perilaku (mengintip) tersebut terjadi berulang kali selama enam bulan, maka dapat dikatakan sebagai kelainan seksual," jelasnya kepada detikcom beberapa waktu lalu, seperti dikutip ulang pada Kamis (9/1/2020).



Ghianina menjelaskan, perilaku mengintip memang awalnya mungkin karena rasa 'iseng'. Tetapi karena sudah mengganggu privasi orang lain, maka dapat dikatakan menyimpang.

"Dikatakan perilaku menyimpang, juga karena perilaku mengintip jelas dilakukan secara sengaja, melanggar norma, dan merugikan orang lain untuk kepuasan pribadi," tambahnya.

Kegiatan seperti ini jelas merugikan banyak orang terlebih lagi korban. Meski dalam kasus ini oknum terkait sudah diberikan sanksi, kemungkinan aksi mengintip bisa saja terjadi di sekitar Anda. Khususnya wanita yang kerap dijadikan sasaran empuk. Tapi dewasa ini tak hanya wanita, pria juga tetap perlu waspada akan hal tersebut.



Simak Video "Apa Sih Quarter Life Crisis?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)