Jumat, 10 Jan 2020 06:27 WIB

Tips Psikolog untuk Atasi Cemburu agar Tidak Posesif

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Cemburu mendorong sikap posesif (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dalam menjalin sebuah hubungan, rasa percaya dan saling melindungi memang harus dibangun sejak awal. Ini bertujuan agar hubungan dapat berjalan dengan baik, tanpa ada yang merasa dirugikan ataupun merasa disakiti.

Menurut psikolog Personal Growth, Gracia Ivonika kurangnya rasa percaya dan saling melindungi dalam sebuah hubungan bisa memicu cemburu itu muncul. Jika rasa cemburu itu semakin besar, bisa menjadi trigger atau pemicu munculnya sifat posesif pada diri orang tersebut.

"Rasa cemburu dapat mendorong seseorang menjadi posesif. Posesif adalah sikap yang bisa ditampilkan akibat rasa cemburu tersebut," ujarnya pada detikcom, Kamis (9/1/2020).

Agar rasa cemburu tidak berlanjut dan menimbulkan perilaku posesif, psikolog yang lebih akrab disapa Ivon ini memberikan beberapa tips untuk mengatasinya.



1. Mulai saling terbuka

Sebagai pasangan, mulailah saling terbuka satu sama lain dalam hal apapun. Sebaiknya hal seperti ini harus sudah dilakukan sebelum atau sejak awal menjalin hubungan. Ini bertujuan agar bisa bersama-sama mencari alternatif atau jalan tengah dari permasalahan yang dilalui hingga jauh dari buruk sangka.

2. Bangun rasa percaya dan komunikasi yang efektif

Agar rasa cemburu tidak berlanjut menjadi posesif, bangun rasa percaya terhadap satu sama lain. Selain itu, jalin komunikasi yang efektif dan hangat dengan meluangkan waktu untuk dihabiskan bersama. Dengan ini, rasa aman dan percaya akan tumbuh, sehingga menjauhkan perilaku posesif atau rasa ingin memiliki yang berlebihan.

3. Jika merasa tidak nyaman, ungkapkan

Jika merasa rasa cemburu pasangan terlalu berlebihan hingga membuat tidak nyaman, coba ungkapkan apa yang dirasakan secara langsung. Dengan ini, pasangan bisa memahami apa penyebabnya.

4. Memahami hak pasangan

Saat seseorang berperilaku posesif, seringkali menganggap pasangannya harus mengikuti apa yang ia inginkan tanpa memikirkan haknya. Ivon mengatakan, dalam sebuah hubungan baik pria atau wanita punya hak yang harus dihormati dan dihargai. Jangan membuat rasa cemburu itu menghalangi atau membatasi pasangan untuk melakukan apapun yang diinginkannya.

5. Konsultasikan saat sulit mengatasi rasa cemburu yang berlebihan

Jika kamu merasa rasa cemburu pasanganmu berlebihan hingga membatasi kegiatanmu, coba ajak untuk konsultasi pada pakarnya, seperti psikolog atau konselor. Dengan ini pasanganmu bisa berdiskusi, meminta bantuan, dan bercerita tentang apa yang dia rasakan dan jauh dari sikap posesif.



Simak Video "Apa Sih Quarter Life Crisis?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)