Jumat, 10 Jan 2020 13:31 WIB

Kenapa Batuk Sering Kambuh di Musim Hujan?

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: shutterstock
Jakarta - Saat musim hujan seperti saat ini, berbagai penyakit bisa menyerang tubuh kita. Kelembapan udara yang tinggi di musim ini biasanya membuat banyak bakteri atau virus yang menyerang tubuh sehingga tubuh mudah terjangkit penyakit seperti flu dan batuk.

Bahkan, batuk dan flu seringkali kambuh saat memasuki musim hujan. Perubahan cuaca dari panas ke hujan membuat temperatur di tubuh fluktuatif, sehingga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan membuat kita lebih rentan terhadap serangan mikroba.

"Penyakit bisa timbul jika ada pencetus, dari sisi manusianya (daya tahan tubuh menurun), sisi adanya kuman (dengan kemampuan menginfeksi yang tinggi) dan dari sisi lingkungan (cuaca tertentu merupakan pencetus untuk penyakit tertentu). Jika ketiga hal tersebut berada pada posisi yang tidak baik, maka seseorang bisa sakit," jelas Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, kepada detikHealth, baru-baru ini.


Maka ketika musim hujan, lanjut dr Helmin, suhu akan terasa lebih dingin. Seingga aliran darah pun bisa melambat yang membuat darah mengandung sel-sel imun juga tidak menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh.

"Ujung-ujung jari atau kaki menjadi dingin karena oksigennya tidak lancar. Hal inilah yang menyebabkan daya pertahanan tubuh kita turun dan mudah sakit," tambahnya.

Bahkan, menurut dr Helmin, saat musim hujan batuk yang kambuh bagi beberapa orang tertentu bisa berlanjut pada risiko penyakit bronkitis. Penyakit ini merupakan peradangan pada bronkus yang menyebabkan gejala-gejala gangguan saluran nafas.

"Penyebabnya bisa infeksi, polusi dan lain-lain. Saat musim hujan sangat mungkin untuk terjadinya bronkitis pada individu yang berisiko akibat udara dingin di mana virulensi meningkat," jelasnya.

Biasanya saat musim hujan, orang-orang memang rentan terserang penyakit karena melakukan kontak fisik dengan orang lain lebih sering daripada saat musim kemarau.

Penyakit tersebut dapat menyerang tubuh karena sistem kekebalan tubuh yang melemah. Karenanya penting untuk meningkatkan atau memperkuat sistem kekebalan tubuh saat musim hujan.

Hal ini karena suhu yang lebih rendah atau dingin di luar, membuat orang-orang cenderung berdiam di dalam ruangan dan memungkinkan
penyebaran kuman ataupun virus.

Karenanya, untuk mencegah batuk, hindari pencetus batuk yang bisa diupayakan seperti dari sisi manusianya dengan menjaga sistem kekebalan tubuh. Tetap jaga pola hidup sehat dengan asupan bernutrisi karena kwalitas makan akan mempengaruhi daya tahan tubuh. Selain itu, jangan lupa sering mencuci tangan untuk menjaga kebersihan.


Jika terlanjur sudah terkena batuk, minum obat untuk meredakannya dengan cepat. Jika batuk berdahak, gunakan obat yang tepat untuk dikonsumsi seperti Woods Expectoran. Obat batuk berdahak ini memiliki kandungan romhexine HCl untuk mengencerkan dahak dan guaiphenesin untuk mengeluarkan dahak.

Sementara jika batuk Anda tidak berdahak bisa memilih Woods Antitusive. Obat ini mengandung dextromethorphan HBr untuk menekan batuk pada pusatnya dan diphenhydramine HCl untuk menghilangkan gatal di tenggorokan.

Simak Video "Apakah Kerokan Dapat Menyembuhkan Masuk Angin?"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)