Selasa, 14 Jan 2020 06:37 WIB

Kena DBD Kok Cuma Rawat Jalan, Apa Tak Bahaya? Ini Kata Dokter

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kena DBD tapi cuma rawat jalan, mungkinkah? (Foto: iStock)
Jakarta - Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai kembali diwaspadai ketika memasuki musim hujan. Genangan air yang dibiarkan bisa menjadi tempat bagi mereka berkembang biak. Maka dari itu, selalu pastikan rumah bersih dari genangan-genangan air.

Ketika terkena DBD, sebagian orang memang diperbolehkan untuk rawat jalan, namun memangnya aman ya jika pasien DBD tidak diharuskan rawat inap? Berikut penjelasan dokter.

Ditemui dalam disertasinya, Dr dr Rika Bur, SpPD-KPTI, dari Rumah Sakit Yarsi menegaskan, tidak semua pasien DBD dianjurkan rawat inap. Lalu, bagaimana ciri kondisi pasien yang tidak perlu rawat inap?



"Ada yang bisa rawat jalan, ada yang dianjurkan rawat inap, itu tergantung apakah si pasien mengalami demam tinggi," jelasnya saat ditemui detikcom di Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (FKUI), Salemba, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020).

Meski begitu, dr Rika menegaskan, untuk selalu memastikan kondisinya terlebih dahulu ke dokter, agar mendapat anjuran yang benar, karena gejala yang perlu diwaspadai tak hanya demam tinggi saja.

Rawat jalan yang dilakukan oleh pasien DBD pun tak boleh dianggap remeh. Pasien harus selalu tercukupi cairannya, agar tetap menjaga kestabilan kondisi pasien tersebut. Jika suhu pasien mengalami naik turun, baiknya segera dibawa ke Rumah Sakit (RS).



Simak Video "Anjing Penghibur yang Bikin Pasien Kembali Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)