Selasa, 14 Jan 2020 17:01 WIB

5 Dari 10 Ibu Hamil Mengidap Anemia, Berisiko Lahirkan Anak Stunting

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pola makan ibu hamil harus tercukupi agar tidak kekurangan nutrisi (Foto: iStock)
Jakarta - Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak bisa disebabkan banyak hal. Salah satu faktor terbesarnya adalah anemia atau kurang darah pada ibu hamil.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan sekitar 48,6 persen ibu hamil mengalami anemia.

Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Dr Rr Dhian Probhoyekti, SKM, MA mengatakan tingginya jumlah anemia pada ibu sudah sangat mengkhawatirkan.



"Ibu hamil 48,6 persen itu anemia, artinya dari 10 ibu hamil, 4 sampai 5 atau hampir separuhnya anemia," kata Dhian saat ditemui, Selasa (14/1/2020).

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi TTD (Tablet Tambah Darah) minimal 90 tablet selama 9 bulan. TTD memiliki kandungan zat besi, vitamin B dan B6 baik untuk kesehatan ibu dan janin.

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Dr Kirana Pritasari, MQIH sangat menyayangkan masih banyaknya ibu hamil yang belum paham tentang penyakit ini.

"Kondisi anemia itu kadang-kadang tidak dirasakan oleh ibu hamil, dia tidak tahu bahwa dia mengalami anemia," ucap Kirana.



Simak Video "Cerita Neesa Karunia, Ibu Hamil yang Berjuang di Tengah Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)