Rabu, 15 Jan 2020 06:38 WIB

Banyak Minum Susu Bisa Meninggikan badan, Benar Nggak Sih?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Perlu tidaknya manusia minum susu sapi sejak lama jadi perdebatan. (Foto: Adhar Muttaqin)
Jakarta - Sudah berapa lama kamu minum susu? Sebagian dari kalian pasti sudah mengkonsumsi minuman putih yang kaya akan kalsium itu dari kecil. Jika tidak suka atau alergi pada susu sapi, banyak alternatif lainnya seperti susu kedelai hingga beras.

Tapi, apa benar susu bisa mempengaruhi tinggi badan seseorang?

Pemahaman ini bermula saat adanya penelitian yang menggunakan hewan mamalia sebagai bahan percobaan. Saat hewan mamalia itu mengkonsumsi susu, pertumbuhannya melesat cepat. Hal inilah yang menjadi kesimpulan dan slogan untuk banyak produk susu, dengan jaminan tumbuh tinggi.

Kenyataannya, susu sama sekali tidak pengaruhi tinggi badan manusia. Pertumbuhan manusia murni dipengaruhi oleh gen atau genetik. Dalam hal ini, antropolog Andrea Wiley, menegaskan bahwa pendapat susu bisa mempengaruhi pertumbuhan itu hanya pemahaman intuitif.



Dikutip dari The List, Wiley mengatakan meskipun minum susu sebanyak apapun, tingginya akan terbatas oleh gen yang ia warisi dan tidak bisa diubah.

"Susu memang mengandung banyak zat seperti protein 1 atau IGF-1, yang katanya bisa mendorong pertumbuhan sel dan menambah tinggi anak. Tapi, diminum sebanyak apapun kalau tidak dilengkapi asupan lain sama sekali tidak ada efeknya. Tumbuh tinggi itu alami dari tubuh manusia itu sendiri," jelasnya.

Meskipun begitu, Wiley mengatakan susu juga harus tetap dikonsumsi. Ini berguna untuk memenuhi kebutuhan kalori dan protein di tubuh.

"Susu kaya akan kalori, protein, vitamin, dan mineral yang baik serta diperlukan tubuh. Jadi minuman bergizi ini juga harus masuk ke dalam menu makanmu setiap harinya, terutama untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan," ujarnya.



Simak Video "Manfaat Susu dan Telur untuk Tingkatkan Imunitas"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)