Senin, 20 Jan 2020 10:40 WIB

Sering Disebut Menyumbat Usus, Memangnya Boba Terdeteksi oleh X-Ray?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Terlalu banyak makan boba memang tidak dianjurkan (Foto: iStock)
Jakarta - Banyak sekali cerita miring tentang boba, umumnya dikaitkan dengan risiko penyumbatan usus. Oleh para ahli, bola-bola tapioka ini memang dikatakan susah dicerna.

Cerita-cerita tentang usus tersumbat oleh boba atau pearl biasanya disertai gambar-gambar menyeramkan. Termasuk penampakan 'usus dibedah' yang belakangan diyakini adalah kantung empedu, dengan ratusan batu empedu di dalamnya. Bukan ratusan boba.

Gambar lain yang kerap disertakan adalah foto rontgen X-ray dengan penampakan butiran-butiran di rongga perut yang diklaim sebagai boba. Mengingat boba terbuat dari tepung, maka muncul pertanyaan: memangnya tepung kelihatan dalam pemindaian X-ray?


Disebut-sebut boba, tetapi para ahli lebih melihatnya seperti batu empedu.Disebut-sebut boba, tetapi para ahli lebih melihatnya seperti batu empedu. Foto: Tangkapan layar Instagram

Dikutip dari Livescience, tapioka maupun bahan sejenis yang biasa dipakai untuk membuat boba, umumnya tidak tampak oleh X-ray. Bahan-bahan tersebut, disebutnya tidak menghalangi X-ray seperti halnya jaringan tulang misalnya.

"Bahan-bahan itu tidak 'radiopaque'," kata Dr Lina Felipez, ahli pencernaan dari Nicklaus Children's Hospital in Miami.

Hal lain yang sering bikin penasaran adalah, penampakan boba dalam perut selalu berupa butiran-butiran utuh. Pertanyaan lain yang muncul adalah: memangnya boba tidak dikunyah dulu sebelum ditelan?



Simak Video "Takut Gendut? Ini Tips Minum Boba Rendah Gula"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)