Selasa, 21 Jan 2020 15:51 WIB

Serba-serbi Virus Corona yang Dikabarkan Menular Antarmanusia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Serba-seri virus corona. (Foto: DW (News))
Jakarta - Wabah penyakit misterius mirip pneumonia di Wuhan, China, telah menginfeksi banyak korban. Saat ini dilaporkan 218 orang didiagnosis, 62 diantaranya positif terinfeksi, 8 dalam kondisi parah dan 3 orang meninggal dunia.

Virus corona yang saat ini mewabah di China masih satu famili dengan SARS dan MERS-CoV. Ahli virus Leo Poon berpikir kemungkinan corona virus baru ini berawal dari binatang di pasar hewan daerah Wuhan dan menyebar ke manusia.

"Yang kita ketahui adalah itu menyebabkan pneumonia tetapi tidak merespon pada pengobatan antibiotik," kata Leo mengutip CNN.

Saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan panduan ke berbagai negara terhadap ancaman wabah pneumonia tersebut termasuk cara memantau dan merawat pasien.



Lalu, apa sih sebenarnya virus corona itu?

Virus corona adalah salah satu dari kelompok besar virus yang umum di antara hewan. Virus corona termasuk zoonosis artinya sebagian besar kasus ditularkan dari hewan ke manusia.

Gejala penyakitnya

Virus corona menyebabkan gejala mulai dari yang ringan seperti flu biasa, batuk, pilek dan sakit tenggorokan hingga berat seperti gangguan pernapasan, sesak, dan demam berhari-hari.

Cara penularannya

Corona virus umumnya menyebar antar hewan atau dari hewan ke manusia. Tapi tidak menutup kemungkinan virus corona juga bisa menular antarmanusia seperti yang belum lama ini dinyatakan oleh Komisi Nasional Kesehatan China.



Penularan antarmanusia bergantung pada seberapa mematikan virus tersebut. Bahkan batuk, bersin dan berjabat tangan juga bisa menjadi media penularan.

Bagaimana pencegahan dan penyembuhannya?

Sampai saat ini belum tersedia vaksin untuk virus corona tapi seseorang bisa mencegah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Pasien yang terpajan virus corona biasanya diisolasi untuk memeriksa apakah tingkat penularannya tinggi atau tidak. Jika tidak, dokter akan meresepkan obat demam dan sakit tenggorokan jika memiliki keluhan.



Simak Video "Respons Tubuh Terhadap Infeksi Virus Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)